Oleh: Dahlan Iskan SAYA telat tiba di Kanjuruhan Selasa malam lalu. Sudah pukul 21.00. Acara…
Disway
Ceres Swasta
Oleh: Dahlan Iskan BULAN masih bulat, terutama di kala purnama. Seperti yang saya lihat dari…
Emosi Serumpun
Oleh: Dahlan Iskan “INDONESIA itu sudah seperti negerinya yang kedua,” ujar sahabat Disway asal Malaysia….
Senyum Tulip
Oleh: Dahlan Iskan KENAPA pembunuh ini begitu sembrono. Padahal ia calon doktor kriminologi. Ia juga…
Imaji Perusuh
Oleh: Dahlan Iskan SALAH satu yang saya sesali bertemu dengan para “perusuh” Disway pekan lalu adalah: saya…
Ultah 100
Oleh: Dahlan Iskan BEGITU mudah Puan Maharani terpilih sebagai ketua DPR Indonesia. Begitu sulit Paul…
Hukuman Goreng
Oleh: Dahlan Iskan IA tidak terbukti memperkaya diri. Juga tidak terbukti memperkaya orang lain. Tidak…
UT Ojat
Oleh: Dahlan Iskan INILAH universitas yang punya gudang buku. Besar sekali. Mengalahkan superstore. Jumlah mahasiswanya…
Chui Mie
Oleh: Dahlan Iskan HUJAN menggutus sepanjang jalan. Kemarin pagi. Belum sarapan. Target saya: pukul 10.00…
Mohamad BBC
Oleh: Dahlan Iskan TEMAN-teman memanggilnya “Ilo”. Itulah nama kodenya saat masih jadi wartawan di Surabaya….
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.