Oleh: Dahlan Iskan “Ini bagaimana? Saya terima atau tidak?” Yang bertanya itu pengusaha besar dari…
Disway
Kawin Thinking
Oleh: Dahlan Iskan Siapa antagonis. Siapa protagonis. Itulah pertanyaan untuk anak SMP setelah mereka…
Dangkal Dalam
Oleh: Dahlan Iskan Siapa ini? Aneh. Ada wanita tua yang tidak saya kenal di rumah John…
Titik Pulang
Oleh: Dahlan Iskan adalah kekayaan Indonesia. Di mana pun kekayaan itu diletakkan. Di Amerika. Di…
Tawaduk Thinking
Oleh: Dahlan Iskan Begitu sering ke San Francisco, baru sekali ini saya ke Wisma Indonesia. Bagus…
Taksi Kemudi
Oleh: Dahlan Iskan KEINGINAN lima bulan lalu baru tercapai sekarang: naik taksi tanpa pengemudi. Di San…
Bismillah Karnaval
Oleh: Dahlan Iskan Setidaknya saya sudah ke rumah masa kecil Kamala Harris. Bahwa dia kalah dalam Pilpres…
Anwar Berkeley
Oleh: Dahlan Iskan Saya ikut Ari Sufiati mengantarkan Nico ke University of California Berkeley. Perjalanan satu setengah…
Ari Dian
Oleh: Dahlan Iskan Kaget. Senang. Hahaha. Baru sekali ini kegembiraan ini saya alami: nyaris tidak…
Gunung Sritex
Oleh: Dahlan Iskan Masih ada jalan keluar bagi Sritex. Agar tidak jadi pailit. Tidak banyak. Agak…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.