Pendidikan

Mebel Sudah Terpenuhi

Radarbekasi.id – Mebel di Sekolah Disabilitas Terpadu SDLB dan SMPLB (Disabilitas Fisik dan Sensorik Netra), sudah terpenuhi. Kini, hanya tinggal ketersediaan perangkat elektronik untuk mendukung kegiatan sekolah mulai tahun ajaran baru mendatang.

Kepala Bidang Perencanaan dan Program Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman Irwandi menuturkan, mebel seperti bangku, papan tulis serta lemari, sudah terpenuhi. Sementara yang belum terpenuhi ialah perangkat elektronik.

”Kalau sarana mebeler kita sudah terpenuhi semua. Tapi untuk untuk perlengkapan elektronik kita masih dalam tahap melengkapi,” ujar Krisman, kepada Radar Bekasi, Kamis (20/2).

Ia, memastikan perangat elektronik akan terpenuhi sebelum diresmikan oleh Pemerintah Kota Bekasi pada 10 Maret 2020, bertepatan dengan HUT ke-23 Kota Bekasi. Soal tenaga pendidik yang akan mengajar, kata Krisman, masih dalam proses persiapan perekrutan.

”Sampai saat ini masih dalam proses persiapan, karena perlu kita ketahui bahwa untuk mencari guru yang mengajar siswa disabilitas tidak boleh sembarangan, harus sesuai dengan ijazah pendidikannya,” katanya.

Informasi yang dihimpun dari PGRI Kota Bekasi, tidak banyak guru di wilayah setempat berlatar belakang pendidikan SLB. Dikhawatirkan hal itu akan menjadi kendala dalam perekrutan.

Menurutnya, bila dalam perekrutan tak berhasil maka pihaknya akan mensiasatinya dengan memberikan pelatihan kepada guru reguler. ”Kalau tidak dapat terpenuhi pada saat rekrutmen dilakukan, maka nanti pihak Disdik akan memberikan pelatihan kepada guru-guru,” pungkasnya. (dew)

Close