Bekasi

Ibunda Presiden Jokowi Wafat

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kabar duka datang dari Keluarga Presiden Jokowi. Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia meninggal dunia di RS Tingkat III Slamet Riyadi, Laweyan, Surakarta, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu sekitar pukul 16.45 WIB dalam usia 77 tahun.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi pun menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya eyang Sudjiatmi Notomiharjo.“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Turut berduka atas wafatnya Ibunda Bapak Presiden Joko Widodo, Hj Sujiatmi Notomiharjo,” tutur Menag dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (25/3)

Fachrul juga mengimbau umat Islam untuk melaksanakan salat Gaib. “Mari umat Islam Indonesia masing-masing melaksanakan Salat Gaib dan mendoakan Almarhumah husnulkhotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.Bagi yang non muslim, mohon berkenan mendoakan sesuai  kepercayaan agama masing-masing,” pungkasnya.

Presiden Joko Widodo mengungkap sakit yang diderita ibundanya, Sudjiatmi Notomihardjo. Menurut Jokowi, ibundanya meninggal karena penyakit kanker. Sakit itu sudah diderita ibundanya sejak empat tahun lalu.

“Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Sore, jam 16.45 telah berpulang kehadirat Allah SWT. Ibunda kami, Ibu Sudjiatmi Notomihardjo yang kami tahu bahwa ini sudah empat tahun menderita sakit yaitu kanker dan sudah berobat,” kata Jokowi di Solo, Rabu (25/3).

Jokowi mengatakan keluarga sudah berusaha mengobati dan berikhtiyar terkait kesehatan sang ibu. Mantan Wali Kota Solo ini menerangkan sudah membawa sang ibu berobat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. “Tetapi memang Allah sudah menghendaki lain,” kata Jokowi.

Oleh karena itu, lanjut Jokowi, dirinya atas nama keluarga besar meminta masyarakat mendoakan kepergian sang ibu. Jokowi mengharapkan doa kepada sang ibu bisa diampuni oleh Allah SWT dan husnulkhatimah. “Saya rasa itu yg bisa saya sampaikan. Terima kasih,” ujar Jokowi.

Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar para menteri Kabinet Indonesia Kerja tetap berada di Jakarta dan tidak terbang ke Solo untuk bertakziah .Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengirimkan pesan khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, Rabu (25/3), kepada para menteri dan anggota Kabinet Indonesia Maju.

“Yth Para Anggota Kabinet, arahan Bapak Presiden pemakaman bersifat intern dan Para Anggota Kabinet tetap bekerja di Jakarta dan fokus pada tugas masing-masing, mohon doanya,” tulisnya.

Hal serupa juga diteruskan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung sehingga para menteri dipastikan tetap berada di ibu kota di tengah masih begitu banyaknya persoalan akibat wabah COVID-19.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengaku akan tetap di Jakarta sesuai instruksi Presiden setelah menerima pesan tersebut. “Dari Pak Pratik dan Mas Pramono Anung begitu,” kata Teten.

Ia memberikan dukungan doa kepada Presiden Jokowi yang dinilainya telah memberikan teladan yang baik kepada masyarakat di tengah pandemi COVID-19. “Pak Jokowi luar biasa di tengah duka yang mendalam, yang membutuhkan dukungan moril dari para menteri dan orang-orang terdekatnya, tapi beliau tetap minta kita fokus ke tugas masing-masing,” katanya.(jpg)

Tags
Close