BekasiPolitik

GEMA MKGR Dukung Kebijakan Pemkot

RADARBEKASI.ID, BEKASI – GEMA MKGR Kota Bekasi, mendukung kebijakan Pemerintah Kota Bekasi dalam memerangi wabah virus Corona atau covid-19. Demikian disampaikan Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan.

Dia mengatakan, Pemkot Bekasi telah mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan. Termasuk memaksimalan dokter dan petugas medis.

“Kita bersyukur para pekerja medis dan Pemerintah Kota Bekasi telah bekerja keras untuk memerangi virus COVID-19,” ucapnya saat pada Radar Bekasi, Jumat (3/4).

Syahrul berharap, masyarakat mendukung dan mematuhi pemerintah dalam menangani penyebaran covid-19. Karena dengan hal itu, akan bisa dipastikan bisa memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Wabah virus ini sangat cepat menyebar, kita harus menjaga kesehatan dan berdiam diri di rumah. seperti itu juga edaran yang di keluarkan pemerintah. Pencegahan penularan virus merupakan hal yang harus diperhatikan serius oleh seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Syahrul menambahkan, pihaknya sudah terjun langsung pada masyarakat untuk mengawal kebijakan pemerintah. Bersama tiap kadernya, edukasi pentingnya menjaga kebersihan disosialisasikan pada masyarakat.

“Terkait dengan bagaimana cara penyebaran COVID-19 dan langkah-langkah pencegahan penularan virus corona yang disarankan menurut WHO dan Kemenkes, salah satunya soal pentingnya mencuci tangan selama 20 detik,” bebernya.

Diketahui, kata dia, sebagian besar penularan terjadi karena virus yang berada di tangan masuk ke bagian mulut dan hidung, juga mata. “Maka jelas sangat penting ya kita untuk mencuci tangan. Setiap habis bersentuhan dengan orang lain atau memegang benda-benda yang umumnya dipegang oleh orang banyak. Sebab kuman yang menempel di tangan itu memicu infeksi, apalagi kebiasaan kita kan sering banget menyentuh permukaan wajah,” katanya.

Syahrul berharap, warga masyarakat juga tidak panik bila mengalami gejala covid -19. Disarankan, di situasi itu, tetap proaktif dan tidak ragu menghubungi layanan kesehatan yang disediakan pemerintah dan melakukan rapid test (tes cepat) untuk pemeriksaan imuniglobulin sebagai screening awal.

“Rapid test penting ya bagi yang memiliki gejala batuk, flu, sesak nafas dan demam selama tiga hari. Ini harus segera diperiksa, kalau hasil test dinyatakan positif maka si pasien ini harus mau diisolasi di rumah sakit,” tandasnya.(dan)

Related Articles

Back to top button