Cikarang

Terbantu Pembuatan Masker Gratis

Radarbekasi.id – Masa pandemi Covid-19 saat ini, seorang penjahit di wilayah Desa Setiamekar, Tambun Selatan diminta untuk memproduksi masker demi memenuhi kebutuhan warga.

Seorang penjahit pakaian sekaligus Ketua Pokja III Desa Setiamekar, Siti Rohani mengaku diminta kepala desa (Kades) setempat untuk dapat memproduksi masker.

“Iya mas, pak lurah (Kades) nyuruh saya bikin masker untuk dibagikan buat warga di tengah pandemi saat ini,” ujar Siti Rohani saat ditemui di rumah Kades Setiamekar, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, permintaan untuk bisa memproduksi masker itu langsung disanggupi olehnya. Karena sejak awal wabah ini menyerang memang usaha jahitnya mandek alias sepi pesanan. Padahal sebelumnya yang pesen jahitan baju itu ramai bahkan sampai ke berbagai daerah.

“Udah dari awal wabah Corona sepi, makanya pas lurah nyuruh langsung saya sanggupi. Alhamdulillah, buat pemasukan karena emang lagi sepi yang pesen jahitan,” ungkapnya.

Siti menjelaskan, dia memproduksi masker kain. Satu masker biasanya butuh kain sekitar 240 sentimeter dan itu sudah termasuk tali pengikatnya. Untuk kainnya, diakui Siti, dirinya menggunakan bahan jenis katun yang memang biasa dipakai untuk jahit pakaian atau baju.

“Jadi, dari pengalaman saya jahit masker itu paling kalau untuk 2,5 meter kain bisa buat sebanyak lima lusin dengan ukuran standar. Dan sejak Corona akhirnya, saya sudah tak jahit pakaian tapi masker. Lumayan lah mas buat pemasukan juga, dan ini pun jadi banyak yang pesen juga,” jelasnya.

“Harganya saya jual Rp50ribu perlusin, tapi kalau pesenan pak lurah karena buat dibagiin warga yang dibawah itu mas jualnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kades Setiamekar, Suryadi mengakui, kalau pihaknya sengaja meminta warganya itu agar bisa memproduksi masker. Karena saat ini kebutuhan masker sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Saya sendiri sudah pesen 20 lusin buat dibagiin ke warga, kalaupun nanti kurang ya kita minta buatin. Jadi, kita nggak perlu beli kemana-mana, kita berdayain saja yang ada di wilayah sendiri,” pungkasnya. (mhf)

Related Articles

Back to top button