Berita UtamaPendidikan

Penilaian Siswa Dilakukan Menyeluruh

Tengah
ILUSTRASI: Seorang siswa duduk di bangku kelas saat simulasi persiapan kegiatan belajar mengajar tatap muka di Sekolah Victory Plus Perumahan Kemang Pratama Kota Bekasi, Selasa (7/7). Asesmen atau penilaian penting dilakukan oleh guru kepada peserta didik sebelum kegiatan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 berlangsung.Raiza Septianto Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Asesmen atau penilaian penting dilakukan oleh guru kepada peserta didik sebelum kegiatan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 berlangsung. Penilaian dilakukan secara menyeluruh agar siswa aktif ketika kembali masuk sekolah.

Guru SDN Jatiasih IV Kota Bekasi Surya mengatakan, asesmen kepada siswa perlu dilakukan. Sebab selama tiga bulan melaksanakan kegiatan belajar dari rumah secara online (daring) tentu pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran cukup terpengaruh.

“Penting itu dilakukan kita harus benar-benar melakukan asesmen kepada siswa, terutama kepada siswa yang memang tidak mengikuti kegiatan belajar online secara benar. Kegiatan belajar dari rumah selama 3 bulan ini juga pasti berpengaruh pada pemahaman materi siswa, ini yang harus kita perbaiki,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Selasa (7/7).

Menurutnya, asesmen dilakukan secara menyeluruh dengan berbagai cara. Salah satunya yang dapat dilakukan oleh guru yakni mengunjungi siswa yang tidak terlalu aktif belajar daring ke rumahnya. Dengan demikian, guru dapat memperbaiki kekurangan siswa pada tahun ajaran baru.

“Banyak langkah agar asesmen ini bisa dilakukan secara merata, salah satunya bisa melalui pesan grup. Tapi yang paling tepat dilakukan secara langsung, karena guru pasti sudah memiliki data siswa yang memang membutuhkan peninjauan lebih lanjut dalam kegiatan belajar dari rumah,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala SMA Tulus Bhakti Kota Bekasi Margo Cahyono. Ia mengungkapkan, guru perlu melakukan asesmen kepada peserta didik.
“Saya rasa memang penting dilakukannya asesmen oleh guru kepada peserta didik, karena sistem pembelajaran secara online ini tidak diawasi secara langsung oleh guru, hanya orangtua sebagai pengawas di rumah saja yang menyampaikan kepada kami,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, penilaian penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dari rumah secara daring.

“Daya tangkap siswa untuk materi-materi yang disampaikan juga tentu berbeda, maka dari itu asesmen penting dilakukan untuk menyesuaikan kembali siswa ketika harus aktif kembali di sekolah,” jelasnya.

Menurutnya, asesmen dapat dilakukan melalui pendekatan guru kepada siswa. Hal ini penting dilakukan karena akan sangat berpengaruh langsung pada proses perkembangan peserta didik.

“Asemen juga bisa disampaikan dalam bentuk pendekatan guru kepada siswanya, hal ini menjadikan asesmen sebagai perhatian penting bagi seorang guru dalam menghadapi setiap peserta didiknya,” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button