Metropolis

Pastikan Kesehatan Hewan Kurban

PEMERIKSAAN: Petugas gabungan dari DKPPP Kota Bekasi ketika memeriksa hewan kurban di sejumlah pedagang jelang Hari Raya Idul Adha 1441 H esok. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi, Sariyanti mengatakan, pihaknya sudah mulai melakukan pengawasan tempat penjualan hewan kurban.

Tidak hanya lokasi penjualan, tempat pemotongan hewan kurban pun akan disambangi guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi.

“Kita melakukan pemeriksaan tidak sampai di penjual hewan kurban saja pemeriksaan kesehatan hewan dan pangan asal hewan (daging dan jeroan) ditempat pemotongan hewan kurban juga akan kita lakukan. Apalagi yang dilakukan oleh masyarakat
terutama di masjid dan fasilitas umum lainnya akan kita periksa,” kata Sari sapaan akrabnya kepada Radar Bekasi, Rabu, (29/7).

Selain itu, sosialisasi pemotongan dan penanganan hewan kurban saat pandemi Covid-19 juga dilakukan. Hal itu menurutnya guna mencegah munculnya kasus Covid-19 pada saat pelaksanaan kegiatan kurban di Kota Bekasi.

“Kita akan menjamin ketersediaan daging kurban yang ASUH (aman sehat utuh dan halal). Serta kita upayakan mendapatkan data pemotongan hewan kurban di Kota Bekasi,” ujarnya.

Pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di tempat penjualan, mulai berjalan sejak 13 hingga 30 Juli 2020.

Sementara, pemeriksaan kesehatan hewan kurban terdiri dari pemeriksaan antemortem dan postmortem di tempat pemotongan dimulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2020.

Untuk total pedagang hewan kurban saat ini pihaknya belum menerima data dari setiap kelurahan. Dikatakannya, karena masa Covid-19 ini banyak penjual yang tahun lalu berjulan kini tidak berjualan. Dan itu terlihat di beberapa lokasi penjual hewan kurban.

”Tapi untuk sapi yang sudah kita periksa ada 4.686 ekor, kambing 3.275 ekor dan domba 611 ekor. Semua hewan yang kita periksa Alhamdulillah sehat semua, ada hanya penyakit diare dan kulit dan itu penyakit biasa yang akan sembuh dengan sendirinya karena hewan beradaptasi,” tukasnya. (pay)

Close