Pendidikan

Sumbangan Jangan Bebani Orangtua Siswa

Radarbekasi.id – Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Komite Sekolah Kota Bekasi mengunjungi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk melakukan audiensi terkait masalah biaya pendidikan.

Audiensi ini diterima Kepala Sub-Bagian Perencanaan Disdik Provinsi Jawa Barat, Edy Purwanto di Operation Room Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Rabu (5/8). Dalam pertemuan tersebut, Edy memaparkan berbagai kebijakan yang bisa diambil oleh Pengurus MKKS dan Komite Sekolah Kota Bekasi dalam menetapkan kebijakan yang hendak diberlakukan.

“Misalnya, terkait sumbangan terhadap orangtua/wali murid. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud), penggalangan dana (sumbangan) boleh dilakukan oleh komite sekolah,” tuturnya, dikutip dalam laman resmi Disdik Jabar.

Namun, Edy menegaskan, sumbangan ini harus menetapkan tiga hal. “Pertama, tidak ditetapkan besaran nominal. Kedua, tidak ditetapkan waktunya dan terakhir jangan meminta sumbangan kepada orangtua siswa yang tidak mampu,” tegas Edy.

Sumbangan biaya pendidikan ini, Edy kembali menegaskan, jangan dimintai kepada seluruh orangtua murid. “Sumbangan bisa diminta dari orangtua siswa, tetapi tidak untuk seluruh orangtua karena sifatnya sukarela. Sekolah harus melihat kemampuan ekonomi orangtua siswa,” ungkapnya.

Kewenangan sumbang ini sumbangan, tambah Edy, ada di komite sekolah. “Semua sekolah pun harus memakai rekening komite. Nanti pihak komite yang memberikannya kepada setiap sekolah,” jelasnya.

Edy menyampaikan, pihaknya siap membantu jika ada permasalahan terkait kebijakan pendidikan. “Insya Allah, Dinas Pendidikan siap menerima audiensi. Sampaikan saja, semoga kita bisa bersama-sama mencari jalan keluarnya,” ujarnya.

Perwakilan MKKS Kota Bekasi, Ekowati pun mengaku lega setelah melakukan audiensi tersebut. “Secara bertahap, kami akan berusaha menetapkan berbagai kebijakan demi memajukan pendidikan di Kota Bekasi,” pungkasnya. (oke/tim)

Close