Cikarang

GP Ansor Geruduk Pemkab dan DPRD Kab Bekasi

CIKARANG PUSAT – Ratusan masa dari Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Cabang Kabupaten Bekasi menggeruduk Pemkab Bekasi dan DPRD Kabupaten Bekasi, Jumat (25/9).

Ratusan orang tersebut, merangsak masuk ke kantor DPRD Kabupaten Bekasi, sehingga sempat terjadi dorong-dorongan dengan petugas keamanan, baik kepolisian maupun anggota Satpol PP.

Hal itu dilakukan, karena kecewa tidak ada satupun pimpinan maupun anggota DPRD Kabupaten Bekasi, yang mau menemui, untuk mendengarkan tuntutan dari mereka (pendemo).

“Kami kecewa, kenapa tidak ada pemimpinan maupun anggota DPRD yang mau menemui,” ujar Ketua PC Ansor Kabupaten Bekasi, Ahmad Tetuko Taqiyuddin, kepada Radar Bekasi.

“Anggota DPRD ini pada kabur. Harusnya, sebagai wakil rakyat, mereka ini menampung aspirasi kami,” sambungnya.

Aksi demo yang bertemakan ‘Santri Beraksi Benahi Bekasi’ menuntut berbagai kebijakan untuk kepentingan publik. Pasalnya,¬† kepemimpinan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, dinilai tidak perduli terhadap pondok pesantren dan para santri Kabupaten Bekasi.

Kemudian mengenai tata kelola pemerintahan. Dimana, sampai saat ini masih  banyak jabatan kosong di Pemerintahan Kabupaten Bekasi. Tercatat ada 151 jabatan kosong. Dari eselon dua hingga eselon empat.

Akibat kekosongan ini, dirinya menegaskan, mempengaruhi kebijakan lainnya. Seperti pengelolaan aset daerah, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pengangguran.

“Sejauh ini kami melihat tidak berjalan kepemimpinan Bupati Eka. Sehingga kami hari ini turun, untuk mengingatkan beliau,” tukasnya. (pra)

Close