BekasiBerita UtamaMetropolis

Stadion Patriot Difokuskan Rawat Pasien OTG

ILLUSTRASI RAPID TEST : Warga menutup mata saat dilakukan tes cepat atau rapid test di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Senin (2/11).RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pasien Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) kini difokuskan menjalani isolasi di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

Pasalnya The Green Hotel yang dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien OTG atau orang tanpa gejala di Kota Bekasi selama bulan Oktober 2020, kini sudah tak lagi digunakan.
Alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tak lagi menggunakan Green Hotel, karena diklaim kasus positif di wilayahnya selama Oktober 2020 telah mengalami penurunan.

Kabag Humas Pemkot Bekasi, Sayekti Rubiah mengatakan, jumlah kasus warga yang terjangkit Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami penurunan cukup signifikan setiap harinya, sehingga alasan itu yang membuat The Green Hotel tak dipakai sebagai tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid 19 tanpa gejala (OTG).

“Iya, dikarenakan selama 1 bulan ini rata-rata okupansinya dibawah 20 persen dari kapasitas hotel. Tapi, tak tutup kemungkinan dibuka lagi apabila terjadi kenaikan angka yang terkena virus covid 19,” kata Sayekti melalui pesan tertulis, Selasa (3/11).

Lebih jauh, Sayekti menyebut, kalau Pemkot Bekasi kini hanya menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga yang sebelumnya telah dipergunakan sebagai fasilitas isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) serta RSUD.

“Untuk Stadion sampai kini masih tetap dimanfaatkan untuk tempat isolasi mandiri, cuma Green Hotel saja yang sudah tidak digunakan,” ungkapnya.

Sayekti menambahkan, Pemkot Bekasi berkomitmen untuk melakukan penanganan kasus Covid-19 secara maksimal, baik dari sisi fasilitas, tenaga medis atau kebutuhan lainnya bagi masyarakat Kota Bekasi selama pandemi belum berakhir.

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Dezi Syukrawati, saat dihubungi Radar Bekasi, Selasa (3/11). Dijelaskannya untuk pasien Covid-19 berstatus OTG di Stadion Patriot saat ini di angka 30 pasien.

Pihaknya juga mengklaim angka kesembuhan di Kota Bekasi terus meningkat. Disamping itu bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri diminta disiplin menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun) serta tidak keluar area isolasi hingga dinyatakan negatif lewat hasil swab.

Dezi pun menanggapi terkait masuknya kembali Kota Bekasi sebagai zona merah. Dia mengungkapkan, itu situasi yang masih bersifat dinamis.

“Artinya dengan kegiatan-kegiatan yang kita lakukan, pelacakan-pelacakan yang kita lakukan dan masih kita lakukan memang ada peningkatan kasus. Tetapi ada penilaian-penilaian lain yang mendukung didalamnya,” ujarnya.

Kemudian, jika didalam tindakan masif ini pihaknya dapat mengantisipasi kedepannya. melokalisir kasusnya menjadi tidak menyebar, dengan itu kondisi Kota Bekasi terevaluasi kembali.

“Buktinya Minggu lalu, kondisi kita dalam kondisi sedang. Dan Minggu ini karena kita gencar dengan tes masif, kita ada penambahan kasus dari kegiatan yang di fasilitasi Pemkot,” ucapnya.

Langkah selanjutnya, kalau saat ini dari Tes masif ini. Jadi pihaknya akan mempuh melokalisir wilayah dengan kasus terbanyak dan Pihaknya menemukan pasien-pasien yang diketemukan dalam kondisi yang masih tidak bergejala serta proses penyembuhannya lebih cepat.

“Karena sekarang ini angka kesembuhan kasus Covid-19 di kita tinggi ya,” tuturnya.

Saat ini pun Kota Bekasi mendapat predikat pertama untuk penanganan Covid-19. Mekipun kasus banyak akan tetapi Pemkot melakukan tracing dengan baik. Sehingga dinilai baik di Jawa Barat dalam penanganan.

“Walaupun kondisi kita ada peningkatan dalam melakukan penanganan kita bertindak cepat. Kita akan cari terus dan tindaklanjuti,” ungkapnya. (pay/mhf)

Back to top button