Kapten Didik Gunardi, Penumpang Sriwijaya Air SJ182 Warga Mustikajaya

Tangkapan layar pilot NAM Air Didik Gunardi, warga Vida Bumipala, Mustikajaya, di Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).
Tangkapan layar pilot NAM Air Didik Gunardi, warga Vida Bumipala, Mustikajaya, di Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

RADARBEKASI.ID,BEKASI-Selain pramugari Gita Lestari, warga Perumahan Irigasi, warga Kota Bekasi lainnya yang turut menjadi korban kecelakaan Sriwijaya Air adalah Didik Gunardi, warga Perumahan Vida Bumipala, Padurenan, Mustikajaya.

Terkait kabar ini, Ketua RW 19, Bambang. membenarkan Didik Gunardi merupakan warganya yang sudah cukup lama tinggal di lingkungan sekitar, hampir kurang lebih delapan tahun.


“Jadi benar, atasnama Didik Gunardi adalah warga kami yang beralamat Sekitar delapan tahunan lah disini,” kata Bambang ditemui awak media di Perumahan Vida Bumipala, Mustikajaya, Bekasi, Minggu (10/1/2021).

Menurutnya, informasi terkait kabar kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air itu didapatkan dari grup Whatsapp, Sabtu (9/1) sekitar pukul 18.00 selepas magrib.


“Informasi yang kami terima ini pun sudah dikonfirmasi juga ke keluarga dan benar. Namun saat ini keluarga sedang tak di rumah, jadi rumahnya ini kosong karena istri dan anaknya semua pergi ke Bandara Soekarno-Hatta untuk mencari informasi dari sana,” terangnya.

Lebih lanjut, ditanya keseharian dari korban. Bambang mengakui, kalau sosok Didik Gunardi dikenal pribadi yang ramah dengan warga sekitar. Artinya, sosialisasi dia dan istrinya sangat baik dengan warga maupun pengurus RT/RW dilingkungan.

Didik merupakan kru NAM Air, anak perusahaan Sriwijaya Air. Dia menumpang Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak, Sabtu (9/1/2021) bersama lima kru NAM Air lainnya, First Officer (FO) Fadly Satrianto, Yunni Dwi Saputri (awak kabin), Isti Yudha Prastika (awak kabin), Grislend Gloria Natalies (awak kabin), dan Oke Dhurrotul (awak kabin).

Mereka menumpang Sriwijaya Air SJ182 sebagai Extra Crew (XCU) NAM Air SJ 186 rute Jakarta-Pontianak dengan  nomor penerbangan IN436 rute PNK (Pontianak)-SOC (Solo)-PLM (Palembang)-SOC (Solo)-PNK (Pontianak)-CGK (Cengkareng). (mhf)