BekasiCikarang

64 Ribu Orang Divaksinasi

DIPASANG PEMBATAS: Pengendara bermotor melintas di samping lubang galian sumur air yang dipasang pembatas, karena mengeluarkan gas dan api di halaman rumah warga, di kampung Paljaya, Desa Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Kamis (25/3). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat proses vaksinasi tahap dua sudah dilakukan kepada 64.200 orang. Vaksinasi massal juga masih dilakukan di sejumlah lokasi.

Sejauh ini untuk mensukseskan program vaksinasi, Pemerintah Kota Bekasi juga menggandeng berbagai pihak. Baik dari sektor perdagangan dan pendidikan yang ada di Kota Bekasi utamanya untuk lokasi vaksinasi massal.

Kepala Dinkes Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, pelaksanaan vaksinasi kepada sejumlah pegawai pemerintah, BUMD, BUMN, guru, dosen dan hingga lansia masih berjalan.

“Kita pantau bersama bahwa vaksinasi di Kota Bekasi terus berjalan dan tanpa kendala,” kata Tanti kepada Radar Bekasi, Kamis (25/3).

Sebelumnya, lanjut Tanti, pelaksanaan vaksinasi di fokuskan di Puskesmas dan Rumah Sakit di Kota Bekasi. Sehingga dengan adanya pelaksanaan vaksinasi massal,dengan tempat yang luas bisa menyasar lebih banyak masyarakat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Selain puskesmas, klinik dan RS pelaksanaan vaksinasi masal juga kita lakukan tahap pertama di tiga tempat yaitu Binus Summarecon, Global Prestasi School Kali Malang, Hotel Horison, dicapai hasil 4.175 orang tervaksinasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, hari Kamis (25/3) dan Jum’at (26/3) vaksinasi kembali dilakukan secara massal di Grand Metropolitan Mall dengan sasaran ASN dan non ASN, tokoh agama dan lansia. Dengan target mencapai 3.210 orang dalam dua hari.

“Pada intinya dari tanggal 25 sampai 28 Maret akan terus dilakukan di beberapa lokasi. Serta kedepan vaksinasi tetap berlangsung,” terangnya.

Tanti juga menyampaikan, untuk Lansia sebanyak 500 orang yang sudah mendaftar melalui link pendaftaran https://bit.ly/vaksinasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Namun, karena tingginya keinginan dan partisipasi masyarakat, terkait vaksin Covid-19 ini, link yang diinfokan melalui media sosial ini langsung penuh dalam waktu satu jam. Sehingga membuat masyarakat terus mencaritahu kapan akan ada kegiatan lanjutan vaksinasi Lansia.

“Informasi vaksinasi bagi lansia akan diinformasikan lebih lanjut. Dan jumlah Lansia yang telah divaksin kita sedang melakukan pendataan,” jelasnya.

Pada intinya, dia menegaskan vaksinasi Lansia akan terus dilakukan selama vaksin tersedia. Setelah kegiatan masal ini, vaksinasi lansia juga direncanakan terus dilaksanakan di Puskesmas, Rumah Sakit dan Klinik.”Disamping itu juga kita sedang susun rencana pelaksanaan vaksinasi lansia melalui sistem drive thru,” ungkapnya. (pay)

Related Articles

Back to top button