Nasional

Kembali Silaturahim ke Dr Aqua, CEO Wardah Dukung Penguatan Komunikasi Semua Aktivitas Pendidikan

DARI KIRI KE KANAN: Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana, Ketua Jaringan Semua Murid Semua Guru serta Deputi Direktur Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan Ivan Ahda, CEO PT Paragon Technology and Innovation (PTI) Salman Subakat, dan External Relations PTI Adi Yasir. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI,ID, BOGOR – Chief Executive Officer (CEO) PT Paragon Technology and Innovation (PTI) Salman Subakat pada Minggu (4/4/2021) ini kembali silaturahim ke Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana di rumahnya yang asri di Kota Bogor. Sebelumnya orang pertama di perusahaan kosmetik terbesar di Indonesia itu telah melakukan hal yang sama sekitar tiga minggu lalu, tepatnya Minggu (14/3/2021).

Ketika kunjungan pertama Salmam ke rumah Dr Aqua, juga hadir Ketua Gerakan Jurnalis Peduli Pendidikan (GJPP) Nurcholis MA Basyari. Mereka bertiga diskusi sekira tiga jam membicarakan berbagai hal. Setelah itu Dr Aqua ke Yogyakarta dan Jawa Tengah untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di berbagai kota.

Jika sebelumnya Salman datang sendiri, kali ini bersama tim intinya. Mereka adalah External Relations PTI Adi Yasir, Ketua Jaringan Semua Murid Semua Guru serta Deputi Direktur Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan Ivan Ahda, Founder & CEO Improva, Managing Director Aksara Cipta Utama Foundation serta Professional Coach Mharta Adji Wardana.

“Pak Aqua, saya sengaja mengajak tim ke sini untuk silaturahim dan diskusi sama bapak. Pasti banyak hal yang bisa kita bicarakan seperti yang selama ini kita lakukan setiap ketemu,” ungkap Salman sambil mengenalkan satu-persatu anggota timnya.

Kemudian mereka diberi kesempatan menceritakan kegiatan-kegiatan yang selama ini telah dilakukan dan program-program kerja mendatang yang akan dilaksanakan termasuk menjelang puasa Ramadhan. Dr Aqua menyimak semua yang mereka sampaikan.

Ivan menginfokan dalam waktu dekat setelah 10 April 2021 ada beberapa kegiatan di Semarang, Jawa Tengah. Jika waktunya pas mau mengajak Dr Aqua untuk bergabung pada aktivitas tersebut. Umumnya berbagai kegiatan yang diinisiasi dan dilaksanakan Salman terkait dengan pendidikan. Baik di banyak perguruan tinggi maupun di sekolah-sekolah dasar hingga menengah. Semua aktivitas itu menyentuh para dosen, guru, mahasiswa, dan siswa. Seluruh programnya disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Apresiasi Semua Kegiatan Salman

Salman yakin dengan intens menyentuh di semua lini pendidikan terutama seluruh orang yang terlibat di dalamnya maka akan membuat perubahan secara signifikan. Kegiatannya dilakukan baik secara formal maupun informal.

“Bangsa kita akan lebih maju dari sekarang ini jika teredukasi dengan baik. Makanya saya selama ini memberi perhatian besar dan fokus di bidang pendidikan,” kata Salman berkali-kali ke Dr Aqua. Semua yang dilakukan Salman sejalan dengan pemikiran dan aktivitas Dr Aqua. Penulis buku super best seller “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” itu sekira 16 tahun terakhir aktif melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di seluruh Indonesia dan puluhan negara.

Sudah ratusan ribu orang “disentuh” Dr Aqua. Latar belakangnya beragam. Di antaranya anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), aparatur sipil negara (ASN), pegawai badan usaha milik negara (BUMN), karyawan perusahaan swasta, mahasiswa, dan siswa. Setelah menyimak semua yang disampaikan Salman dan timnya, Dr Aqua menyampaikan apresiasi yang tinggi. Seluruh kegiatan mereka selama ini yang terkait dengan pendidikan itu dinilainya mulia sekali. Sangat besar manfaatnya buat bangsa dan negara.

Namun mantan wartawan di banyak media besar itu mengingatkan agar juga lebih memperhatikan dan menekankan pada aspek komunikasi. Itu sebaiknya menjadi prioritas karena terkait erat dengan efektivitas berbagai kegiatan di bidang pendidikan.

“Sebaik apapun program di bidang pendidikan akan menjadi sia-sia dan tidak efektif jika hal yang paling esensi yakni Komunikasi tidak disentuh. Sebaiknya secara parallel. (oke/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button