Berita UtamaMetropolis

Bangun Landmark Cyber City

Hutan Kota Rencana Direvitalisasi

BEROLAHRAGA: Warga berolahraga di Kawasan Hutan Kota, Bekasi Selatan, Selasa (6/4). Kawasan Hutan Kota rencakan direvitalisasi dan menjadi landmark Kota Bekasi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi bersama My Home Bekasi berencana merevitalisasi Taman Hutan Kota menjadi landmark. Rencana tersebut dibahas pada pertemuan di lingkungan Stadion Patriot Candrabhaga, Selasa (6/4).

Sebelumnya Kota Bekasi sempat menggelar sayembara desain landmark pada kurun waktu tahun 2013 lalu. Pemenang sudah ditentukan dan dikerjakan di simpang Jalan Ahmad Yani, tepat di pintu Tol Bekasi Barat. Namun, hingga saat ini landmark tersebut tidak kunjung usai sesuai dengan desain awal.

Kemarin, gagasan untuk pembangunan landmark kembali dibicarakan namun berbeda lokasi. Rencananya pembangunan landmark dengan mengandalkan dana Coorporate Social Responsibility (CSR), ini dilakukan di Taman Hutan Kota.

“Nanti ada MoU dengan Pemkot untuk bekerjasama, untuk bikin ikonik, landmark,” kata Koordinator Nasional My Home Indonesia, Daniel Panji.

Rencana pertama adalah tugu patriot untuk menggambarkan Kota Bekasi sebagai Kota Patriot. Konsep landmark tersebut dijabarkan menggunakan konsep kota modern berbasis teknologi informasi atau Cyber City.

Pembicaraan mengenai pembangunan landmark ini akan dilanjutkan oleh kedua pihak dan memutuskan sesegera mungkin untuk memulai pekerjaan.

“Segera, mungkin bulan depan sudah mulai,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua My Home Bekasi, Josua menyampaikan bahwa pada tahap awal gerakan ini dimulai dengan penanaman pohon dan penataan kota, awal bulan Mei mendatang. Landmark yang dimaksud akan berisi ikonik menggambarkan visi Kota Bekasi.

Area ini dapat digunakan sebagai area publik, kapan saja dapat didatangi oleh warga Kota Bekasi. Penanaman pohon pertama dilakukan di area Plaza Pemkota Bekasi.

“Jadi nanti kita buat semacam taman tematik seperti itu untuk jadi publik area,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi membenarkan isi pembicaraan bersama dengan My Home Bekasi. Dijabarkan bahwa taman tematik tersebut terdiri dari lima ikon.

“Saya juga tawarkan, di depan kantor kita kan juga ada hutan kota nya. Kalau itu ikonnya bisa untuk kegiatan masyarakat kan juga menimbulkan rasa memiliki yang kuat,” terangnya.

Pihaknya telah meminta My Home Bekasi untuk menyajikan desain yang dimaksud. Meskipun sudah melihat desain yang akan dibangun, menurutnya masih perlu untuk disempurnakan.

Pembangunan landmark yang terdiri dari lima ikon ini diharapkan dapat dibangun menggunakan dana Coorporate Social Responsibility (CSR), sehingga tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah.

“Kita sih berharap itu dari CSR, jadi tidak mengeluarkan biaya tapi dari situ nanti,” tukasnya. (sur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button