Berita UtamaPolitik

KPU Kehilangan Jejak Partai Garuda

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Komisi pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, mengaku kehilangan jejak atas keberadaan partai Garuda. Pasalnya, sejumlah pengurus telah mengundurkan diri.

Mantan Ketua DPD Garuda Kabupaten Bekasi, Mandra Putra mengaku, kepengurusan Partai Garuda sempat kosong setelah dirinya memutuskan pindah ke DPC PDI Perjuangan. Namun, bakal ketua dan pengurus yang baru sudah ada, sekarang sedang diproses di DPP Garuda.

“Jadi kepengurusan Garuda setelah saya pindah itu memang ketuanya kosong, tapi sudah diajukan kepengurusan yang baru ke DPP. Informasinya sekarang sedang diproses di DPP Garuda,” ujar pria yang akrab disapa Gepeng ini.

Menurutnya, sekarang Partai Garuda berubah nama menjadi Partai Indonesia (Partindo). Maka sekarang sudah tidak ada yang namanya Garuda, tapi Partindo. “Perubahaan Partindo itu sudah diproses, sekarang lagi pembentukan semua,” ungkapnya.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin mengaku, pihaknya sedang mencari keberadaan partai Garuda untuk mengkonfirmasi kesiapan pemilu 2024 mendatang,” “Untuk Partai Garuda, KPU kehilangan jejak, karena mantan ketuanya sudah beralih partai lain,” ungkapnya.

Sementara itu, tiga parpol di Kabupaten Bekasi meminda agenda pertemuan ulang dengan KPU,”Ada memang beberapa Parpol yang berdasarkan surat yang kita mohonkan dari KPU, meminta menjadwal ulang waktu kunjungan,” ujar Jajang.

Kata Jajang, alasan ketiga partai politik meminta pertemuan ulang kunjungan KPU beragam. Misalnya, alasan PPP karena waktu yang ditentukan mendekati Musyawarah Cabang (Muscab). Kemudian alasan Partai Gerindra, karena sekarang sedang persiapan renovasi sekretariat..

Sementara untuk Perindo, karena ketuanya berada merupakan anggota DPRD Kabupaten Bekasi, sehingga banyak agenda-agenda ke luar kota””Jadi yang meminta reschedule ulang sementara ini ada tiga parpol, dengan alasan yang beragam,” bebernya.

Dirinya berharap jadwal ulang pertemuan dengan partai politik tidak melewati bulan Oktober 2021 ini. Pasalnya, masih banyak agenda-agenda lainnya yang harus diselesaikan pada tahun 2021 ini. “Nanti selebihnya di bulan November dan Desember kita agendakan untuk kegiatan lain. Misalnya verifikasi partai politik,” tuturnya. (pra)

Related Articles

Back to top button