Pendidikan

Mahasiswa Baru UNKRIS Diimbau Aktif Berorganisasi

FOKUS: Kegiatan PKKMB UNKRIS secara virtual pada hari terakhir. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Mahasiswa baru Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) diimbau aktif berorganisasi selama menjalani masa perkuliahan. Sebab, organisasi dapat menunjang karir di masa mendatang.

Wakil Rektor 1 UNKRIS Ismail Razak mengatakan, pengalaman berorganisasi selama di perguruan tinggi menentukan keberhasilan mahasiswa di masa depan.

“Nilai akademik itu penting, tetapi pengalaman berorganisasi itu juga tak kalah pentingnya. Acapkali seseorang yang punya pengalaman organisasi di kampus lebih mudah meraih sukses dibanding mereka yang hanya fokus mengejar nilai akademik,” ujar Ismail.

Hal itu dikatakan Islami saat penutupan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNKRIS, Sabtu (18/9). Diketahui kegiatan PKKMB dilaksanakan secara daring sejak 6-10 September 2021.

Kegiatan PKKMB ditutup dengan pengenalan organisasi atau unit kegiatan mahasiswa (UKM). Penutupan PKKMB ditandai dengan pemakaian secara simbolis jaket almamater oleh para dekan fakultas.

Lebih lanjut Ismail mengatakan, pengalaman berorganisasi atau bergabung dengan UKM dapat memperkaya wawasan dan pemahaman mahasiswa, terutama terkait hal-hal di luar akademis. Hal itu akan memudahkan mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan atau dunia kerja yang akan digeluti usai menyandang gelar sarjana.

Untuk mewadahi bakat dan minat mahasiswa, lanjut Ismail, UNKRIS memiliki 14 jenis UKM mulai dari bidang olahraga, seni hingga keagamaan.   Belasan UKM itu yakni, UKM LDK AMA, UKM Posa, UKM Menwa, UKM Satgas Anti Narkoba, UKM Krisnapada, UKM Krisnabola, UKM Krisnafotografi, UKM Sankris, UKM Taekwondo, UKM Merpati Putih, UKM Bulutangkis, UKM Krisnabasket, UKM Paduan Suara dan UKM KSR PMI.

Selain itu, ada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) mulai dari level fakultas hingga universitas.

Bagian Kemahasiswaan UNKRIS Khoirur Roziqin menjelaskan, UKM sejenis kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SMA. Bedanya, UKM cakupannya lebih luas, lebih serius dan skalanya bisa sampai ke tingkat internasional.

“Contohnya UKM olahraga, kalian yang punya bakat olahraga dapat memupuk prestasinya lewat UKM ini sampai tingkat nasional bahkan internasional. Tak jarang mahasiswa yang punya prestasi gemilang di UKM, kampus bersedia mendanai untuk maju ke tingkat internasional,” tuturnya.

Untuk bergabung di UKM, jelas dia, caranya cukup mengikuti media sosial masing-masing UKM. Mahasiswa tak dibatasi untuk mengikuti UKM yang ada di kampus.

“Hanya saja harus siap dan bersedia mengorbankan waktu dan tenaga untuk aktif di organisasi,” ujarnya.

Ketua BEM Unkris Dwiki Hendra Saputra mengungkapkan, BEM menjadi lembaga mahasiswa tertinggi di tingkat kampus. Organisasi ini berfungsi untuk mengakomodir aspirasi para mahasiswa, membangun sinergitas antar organisasi mahasiswa dan lainnya, sekaligus fasilitator dan eksekutor aspirasi yang ditampung DPM.

Kepengurusan BEM terdiri atas unit-unit atau kementerian yang masing-masing memiliki tugas dan fungsi yang berbeda. Misal kementerian UKM, kementerian dalam kampus, kementerian luar kampus, kementerian pemuda dan olahraga, dan kementerian sosial.

“Misalnya untuk kementerian sosial, tugasnya adalah bagaimana melakukan aksi-aksi sosial termasuk jika ada bencana alam,” ujarnya.

Ketua DPM UNKRIS Gerry Chandra Novieandrie menyampaikan, dalam sistem pemerintahan dapat diumpamakan bahwa DPM seperti halnya MPR, sedangkan BEM seperti DPR. Pimpinan BEM di tingkat universitas biasa disebut presiden mahasiswa, sedangkan BEM di fakultas disebut gubernur.

Ia menjelaskan, syarat menjadi DPM-UK minimal sudah pernah menjadi pengurus di DPM fakultas. Tugas DPM antara lain memilih ketua BEM Universitas.

“Selain itu kami juga menjadi fasilitator jika ada kepentingan BEM fakultas dengan pihak rektorat atau universitas,” ujarnya. (dew/pms)

Related Articles

Back to top button