Akses Jalan Dialihkan

PENGALIHAN ARUS: Sejumlah kendaraan melintas di simpang Jalan Ahmad Yani Bekasi Selatan Kota Bekasi, Minggu (3/10). Rekayasa lalin diberlakukan menyusul adanya pekerjaan erection girder Tol Becakayu. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN- Rekayasa lalu lintas dilakukan Dinas Perhubungan Kota Bekasi menyusul adanya pemasangan 12 balok girder proyek Tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) tepat di simpang Bekasi Cyber Park (BCP).

 


Pemasangan balok girder sepanjang 80 meter di sisi Jalan M Hasibuan itu akan memakan waktu selama 12 hari dimulai 4 Oktober hingga 16 Oktober 2021 mendatang.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Teguh Indarto mengatakan, untuk setiap tahap ada 12 batang girder yang harus diangkat. Untuk tahap tiga ini dimulai di hari Senin (4/10) mulai pukul 21.00 hingga 04.00.


 

“Penutupan akan dilakukan setiap hari selama 12 hari kurang lebih. Di jam 21 sampai jam 04 pagi. Itupun jika tidak ada halangan cuaca,” kata Teguh saat dihubungi Radar Bekasi, Minggu (3/10).

 

Manajemen lalu lintas  sendiri, lanjut dia, pada saat pengangkatan dan mobilisasi crane. Dan girder akan diangkat dari jalan Cut Meutia akan dikawal buka tutup oleh Dishub dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.

 

Girder diprediksi sampai di simpang BCP memakan waktu hingga dua jam perjalanan dari Jalan Cut Meutia. Pada proses pengangkatan  itu akan ditutup dan saat ditutup semua kendaraan akan dialihkan.

 

Diketahui, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan. Kendaraan dari arah Galaxy menuju Tol Barat, Pekayon, Rawa Panjang dialihkan.

 

Untuk rutenya kendaraan dari Jalan KH. Noer Ali  belok kiri ke Jalan Tawes Raya (Kayuringin)  kemudian belok kanan ke Jalan Burangrang Raya,  berputar di bawah Fly Over Summarecon, selanjutnya  bergabung dengan Kendaraan dari arah Kranji,Harapan Mulya,Pemda menuju Tol Barat,Pekayon, Rawa Panjang,  belok kiri Jalan Jenderal A. Yani

 

Kendaraan dari arah Galaxy menuju GOR, Pemda, Harapan Mulya dialihkan. Jalan KH. Noer Ali  belok kiri ke Jalan Tawes Raya (Kayuringin),  belok kanan ke Jalan Burangrang Raya, belok kiri ke Jalan A. Yani,  GOR, Pemda, Harapan Mulya.

 

Kendaraan dari arah Kranji, Harapan Mulya, Pemda menuju Tol Barat, Pekayon, Rawa Panjang juga dialihkan.

 

Kendaraan dari Jalan Jenderal A. Yani,  belok kiri ke Jalan Sersan Marjuki,  belok kanan ke Jalan Kemakmuran,  Jalan Veteran,  Jalan M. Hasibuan,  Jalan Chairil Anwar,  belok kanan ke Jalan Cut Meutia,  Simpang Rawa Panjang ,  Jalan Jenderal A. Yani, Simpang Pekayon,  Jl. Jenderal A. Yani menuju  Tol Barat.

 

Kendaraan dari arah Jalan M Hasibuan menuju arah Tol Barat, Pekayon, Rawa Panjang juga dialihkan.

 

Yakni dari Jalan  M. Hasibuan menuju  Jalan Chairil Anwar,  belok kanan ke Jalan Cut Meutia,  Simpang Rawa Panjang,  Jalan Jenderal A. Yani,  Simpang Pekayon,  Jalan Jenderal A. Yani,  dan Tol Barat.

 

Kendaraan dari arah Jalan M Hasibuan menuju GOR, Harapan Mulya, Kranji juga dialihkan.

 

Rutenya dari Jalan M. Hasibuan menuju  Simpang Presdo,  belok kanan ke Jalan Veteran kemudian belok kiri ke Jalan Rawa Tembaga belok kiri Jalan Ir H Juanda,  Jalan Simpang Pemda menuju  Jalan Jenderal Sudirman dan Kranji.

 

Sementara, pengalihan kendaraan dari arah Rawa Panjang, Pekayon, Tol Barat menuju Kranji diantaranya,  dari Jalan Jenderal. A. Yani, belok kiri Jalan Sisi Selatan Kalimalang (contraflow), Jembatan Horison, Jalan  Sisi Selatan Kalimalang, berputar di Jembatan 6,  selanjutnya ke Jalan  KH. Noer Ali dan  belok kiri ke Jalan Patriot.

 

“Yang sedang pikirkan adalah kendaraan berat. Karena tidak semua ruas jalan bisa dilalui kendaraan berat.  Makanya kita dari Jumat malam kemarin sudah menyebarkan pamflet di jalan-jalan supaya di jam penutupan jalan kendaraan berat tidak melintasi Jalan Ahmad Yani. Kita wajibkan untuk melintas di Tol,” ucapnya.

 

Sementara, ia mengaku, personel yang akan dikerahkan mencapai 15 hingga 20 personel dibantu juga oleh Satlantas Polres Metro Bekasi Kota setiap malamnya. Termasuk, pengawalan dan Patwal di dalamnya.

 

Selain itu, risiko di lapangan diantisipasi dengan melakukan sterilisasi jalan maupun saat pengangkatan Balok Girder di simpang BCP. Itu akan disterilkan dari kendaraan dan lainnya.

 

“Pada intinya di jam-jam yang sudah kita infokan itu akan kita sterilkan. Karena kita sudah sosialisasi dan lainnya di Jumat lalu. Kita harap penutup sesuai dengan waktu dan tidak ada kendala,” tutupnya. (pay)