Berita UtamaPolitik

DPC PPP Belum Terima SK

FOTO BERSAMA: Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi, foto bersama usai melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) IX, di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (26/9). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi, telah menyelesaikan pembentukan kepengurusan usai melakukan Musyawarah Cabang (Muscab) IX, Minggu (26/9) lalu.

Namun demikian, sampai saat ini Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP, belum mengeluarkan Surat Keputusan (SK) DPC PPP Kabupaten Bekasi.
Menurut Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Cecep Noor, susunan pengurus DPC PPP Kabupaten Bekasi, sudah dikirim ke Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat, untuk meminta rekomendasi dari DPP, agar segera dibuat SK penetapan.

“Alhamdulilah, kami sudah melakukan rapat formatur, tinggal menunggu SK dari DPP. Untuk penetapan SK, kami juga berkirim surat melalui DPW Jawa Barat, sehingga bisa direkomendasikan, untuk segera dilakukan pelantikan oleh DPP,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (14/10) lalu.

Pria yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini menyampaikan, jumlah kepengurusan di tingkat kabupaten, sesuai Peraturan Organisasi (PO) Muktamar ke-IX.
“Sesuai Peraturan Organisasi, ada 25 pengurus di tingkat kabupaten, dengan keterwakilan perempuan 30 persen,” terang Cecep.

Lanjut Cecep, setelah diberikan SK penetapan, dirinya akan membentuk kepengurusan di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC). Kemudian, dilanjutkan Musyawarah Ranting (Musran) di 180 desa, dan tujuh kelurahan.

“Begitu SK penetapan diterima, kami akan membentuk kepengurusan di tingkat PAC dan ranting desa,” ucapnya.

Dalam waktu dekat ini, tambah Cecep, pihaknya akan melaunching 23 ambulan jenazah, yang di distribusikan ke para PAC, untuk dipergunakan membantu masyarakat di masing-masing wilayah.

“Kami akan menyiapkan mobil ambulan jenazah, karena pelayanan kesehatan masyarakat, banyak yang belum tersentuh oleh pemerintah,” bebernya. (pra)

Related Articles

Back to top button