PKS Seleksi Bacaleg Perempuan

ILUSTRASI : Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa (kiri), saat bersama sejumlah pengurus partaiISTIMEWA/RADAR BEKASI
ILUSTRASI : Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa (kiri), saat bersama sejumlah pengurus partaiISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi mulai melakukan penjaringan untuk keterwakilan perempuan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Hal itu dilakukan untuk mencapai target yang sudah dicanangkan pada Pileg 2024 mendatang, yakni 20 kursi.

Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa mengatakan proses penjaringan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) perempuan sedang berjalan. Menurutnya, dalem penjaringan ini setiap unit pembinaan anggota diperbolehkan mengusulkan Calon Legislatif (Caleg) perempuannya. Saat ini, dirinya sedang merekap orang-orang yang sudah mendaftar.


“Kami sedang melaksanakan penjaringan. Sekarang kami sedang ngerekap dan akan dilaporkan ke DPW. Nanti mau ada verifikasi dari DPW,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (27/12).

Sejauh ini dirinya membeberkan, yang sudah terdata jumlahnya sekitar 400 nama, itu untuk semua level, dari tingkat dua, tingkat satu, dan RI. Untuk di Kabupaten Bekasi, keterwakilan perempuan saat Pileg di setiap dapilnya rata-rata dua sampai tiga orang.


Pria yang akrab disapa Budi MM ini menuturkan, setelah diserahkan ke DPW PKS Jawa Barat, nanti akan dilihat oleh tim verifikasi. Pastinya, untuk menjadi Caleg syarat utama yakni harus anggota yang mempunyai Kartu Tanda Anggota (KTA). Kemudian mempunyai kemampuan dan kapasitas untuk tampil.

Dalam verifikasi itu, kata Budi tim verifikasi dari DPW akan memilih 200 persen, dari jumlah yang sudah dilaporkan. Nantinya mereka yang terpilih ke dalam 200 persen itu akan masuk Sekolah Calon Pejabat Publik (Secapu). Tentunya, akan ada penilaian-penilaian pada saat Secapu itu.

“Nanti akan dibina, ada sekolahnya, dan ada SKS-nya. Dalam Secapu ini, tim DPW Jawa Barat akan memberikan rekomendasi siapa yang masuk 100 persen dicalonkan,” jelasnya.

Dirinya berharap, agar proses verifikasi bisa selesai secepatnya, agar yang terpilih sebagai Caleg punya banyak waktu untuk bersosialisasi ke masyarakat. Ditargetkan, perolehan kursi legislatif 2024 mendatang bisa dua kali lipat dari sekarang.

“Target kita dua kali lipat dari yang sekarang. Kami berharap target kami pada pemilu 2024, yakni 20 kursi. Dan empat kursinya perempuan. Kami sedang menyiapkan banyak hal untuk mendapatkan itu,” ucapnya. (pra)