Cikarang

Korps Brimob Polri Kembali Gelar Latihan ‘Urban Warfare’ di Meikarta

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dalam rangka memelihara dan menjaga kesiapan operasional, Korps Brimob Polri kembali menggelar aplikasi Latihan ‘Urban Warfare’, pada Senin (10/1/2022). Latihan tersebut sangat penting untuk menghadapi kejahatan berkadar serta berintensitas tinggi, utamanya yang menggunakan senjata api dan bahan peledak di daerah perkotaan.

“Kami kembali memilih lokasi Meikarta karena kondisinya yang pas untuk aplikasi latihan yang melibatkan 509 personel Korps Brimob dari seluruh Indonesia yang didukung berbagai peralatan tempur canggih,” kata Komandan Satuan Perlawanan Teror Pasukan Gegana Korps Brimob Polri, Kombespol Zuhdi Batubara.

Didampingi Presiden Direktur Meikarta, Reza Chatab, dia menambahkan, tujuan pelaksanaan Latihan ‘Urban Warfare’ ini, ialah untuk menunjukan kesiapan Polri khususnya Korps Brimob Polri dalam Harkamtibmas.

“‘Urban Warfare’ sendiri merupakan pengembangan latihan terbaru dari Korps Brimob yang ditujukan untuk menghadapi kejahatan berkadar serta berintensitas tinggi, utamanya yang menggunakan senjata api dan bahan peledak di daerah perkotaan,” ujarnya.

Siap mengamankan negara

Dengan adanya latihan ini, menurutnya, menunjukkan Korps Brimob Polri siap mengamankan negara dan masyarakat.

“Khususnya dengan adanya kemajuan zaman dan perkembangan kejahatan di tengah perkotaan, sebagaimana berkaca dari kejadian bom paling terakhir, yakni “Bom Thamrin”, dimana terjadi penembakan juga secara acak kepada Petugas Polri dan Masyarakat,” ungkapnya.

Latihan kali ini disebut berskala besar, karena terintegrasi dengas Skenario berbeda melibatkan tim dari seluruh Satuan Brimob Polda dari Sabang sampai Merauke dengan jumlah total 509 Personil Korps Brimob.

Sebelumnya kegiatan pelatihan ini sudah pernah dilaksanakan di awal tahun 2021 pada bulan Februari dengan materi yang sama di Meikarta Cikarang. “Dan awal tahun ini kita kembali melaksanakan kerja sama latihan di tempat yang sama namun dengan dukungan peralatan yang lebih canggih serta personel yang telah memiliki pengalaman di kemampuan ‘Urban Warfare’,” tuturnya.

Kapolres Bekasi Kabupaten Kombespol. Gidion Arif Setyawan berharap, dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri dalam memberikan rasa aman kepada Masyarakat Indonesia khususnya yang berada di Kabupaten Bekasi

“Kami ucapkan terimakasih kepada pihak Meikarta yang telah memberikan izin dan memfasilitasi dalam seluruh rangkaian kegiatan latihan ‘Urban Warfare’, semoga ke depan dapat dilaksanakan kerjasama kembali dalam pelatihan peningkatan keamanan  guna menjaga Harkamtibmas secara berkesinambungan,” tambahnya.

Sementara itu Presiden Direktur Meikarta, Reza Chatab juga berterima kasih atas atensi besar pihak Korps Brimob Polri yang kembali memilih Meikarta, khususnya di Distrik1 sebagai lokasi latihan.

“Kami sudah berpengalaman melakukan kerjasama dengan pihak Polri untuk menggelar latihan bersama di Meikarta. Kiranya terus terjadi sinergi yang baik dan membuat Kota Meikarta menjadi kota yang aman, nyaman, dilindungi oleh Polri,” kata Reza Chatab.

“Dengan kerjasama ini, para penghuni dan pengunjung di Meikarta tentu akan semakin merasa terjamin keamanannya, karena mendapat atensi yang luar biasa dari Kepolisian, khususnya Gegana sebagai pasukan elite Indonesia. Hal ini pasti juga menjalar dirasakan oleh warga sekitar, baik di Distrik 1 Meikarta, Cikarang dan kawasan Bekasi pada umumnya,” harapnya. (oke/and/*)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button