Dekat Dengan RK, PAN Serahkan Ketum Soal Dukungan Capres di Pilpres 2024

Sumber : Facebook ketum DPP PAN Zulkifli hasan
Sumber : Facebook ketum DPP PAN Zulkifli hasan

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dalam simulasi koalisi parpol yang dilakukan Lembaga Politika Research and Consulting (PRC), Ridwan Kamil menjadi tokoh yang paling diterima untuk menjadi calon presiden (capres) dalam semua poros koalisi partai politik (parpol) di Pemilu atau Pilpres 2024 mendatang.

Dan sebelumnya, sesuai hasil survei simulasi Lembaga Politica Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) pun menempatkan paslon Ganjar-RK unggul elektabilitas 32,1 persen. Sedangkan, paslon Prabowo-Puan di posisi kedua dengan 25,7 persen, dan posisi ketika ada Anies-AHY 23,7 persen.


Menanggapi hasil survey, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PAN, Viva Yoga mengakui, sosok Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memiliki kedekatan dengan partainya, khususnya dengan sosok pimpinannya yakni Zulkifli Hasan. “Ketum Bang Zulkifli Hasan itu dengan Kang Emil adalah sohib dekat, teman dekat sejak lama,” katanya, Senin (24/1).

“Begitu juga bagi PAN, Kang Emil kita anggap bukan lagi orang lain, tetapi sudah dijadikan saudara sendiri,” sambung Viva


Selama ini, Viva menuturkan, antara PAN dan Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar itu sudah beberapa kali melakukan dialog untuk membicarakan masa depan bangsa, hasilnya pemikiran beliau itu dianggap cocok dengan platform PAN. “Jadi, menurut saya Kang Emil merasakan at home bersama Bang Zul dan PAN,” tuturnya.

Namun demikian, terkait dengan dukungan partainya kepada Kang Emil untuk dijadikan calon presiden (Capres) ataupun calon Wakil Presiden (Cawapres) di Pilpres 2024. Viva mengakui, bahwa hal itu bukan kewenangan dirinya, karena berdasarkan hasil forum satu Rakernas hal itu bakal diputuskan oleh Ketua Umum.

“Yang jelas, Ridwan Kamil itu seorang tokoh yang memang memiliki elektabilitas baik dan berpotensi masuk radar utama jelang Pemilu atau Pilpres 2024 nanti. Tapi soal dukungan partai, sesuai hasil rakernas 1 PAN Agustus 2021 lalu memutuskan, bahwa Ketum PAN diberikan kewenangan untuk bisa tentukan hal itu demi langkah-langkah strategis partai kedepan,” ungkapnya.

“Jadi, sampai saat ini kami masih terus jalin komunikasi persaudaraan dengan Kang Emil ya,” tambahnya.

Terpisah, Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied mengakui, terkait hal itu pihaknya sebagai pengurus di daerah tentu mengikuti apa yang menjadi keputusan dari pimpinan diatas, sehingga siapapun capres atau cawapres yang diusung atau didukung partainya, maka itu sudah menjadi kewajiban untuk ditindaklanjuti oleh seluruh jajarannya dan juga kader partai di wilayahnya.

“Sebagai kader di bawah apapun keputusan DPP kami siap mendukung. Jadi, kalau itu sudah diputuskan kami sami’na wa atho’na,” singkatnya. (mhf)