PAN Mulai Seleksi Calon Wali Kota

FOTO BERSAMA : Sejumlah kader dan pengurus PAN Kota Bekasi saat foto bersama. PAN Kota Bekasi saat ini mulai menyeleksi calon wali kota Bekkasi yang akan di usung paada Pilkada serentak mendatang. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pasca memutuskan buat keluar dari jajaran Alat kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Kota Bekasi, DPD PAN Kota Bekasi saat ini sedang memantapkan calon untuk diusung pada Pilkada Kota Bekasi mendatang.


Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PAN Kota Bekasi, Afrizal mengaku, sampai dengan saat ini pihaknya masih lakukan kajian kandidat yang memiliki kemampuan dan kapasitas. PAN juga bakal melibatkan masyarakat untuk dapat menentukan siapa calonnya dengan melakukan polling ke para kandidat calon yang disiapkan oleh PAN.

“Jadi, jujur saja untuk kandidat calon kita sudah ada, dan masing-masing ada yang berasal dari artis, pensiunan jenderal, kader internal PAN dari Kota Bekasi, termasuk kader perempuan, serta ada pula dari kalangan masyarakatnya. Yang pasti, Insyaallah Pilkada 2024 ini PAN targetkan kursi Wali Kota,” jelasnya.


Dia menyebut, terkait nama-nama calon yang akan diusung sebagai pengisi kursi pimpinan nomor satu di Kota Bekasi saat ini masih belum bisa disampaikan. Namun, dia memastikan, jika calon yang dipersiapkan nantinya akan melihat sesuai dengan keinginan aspirasi masyarakat.

“Kita tunggu saja nanti lah siapa saja calonnya, yang pasti sosok yang kita siapkan tergantung aspirasi masyarakat juga. Dan sedikit bocoran saja, rencana kami untuk calon artis kita akan berencana mendorong Pasha Ungu buat calon yang akan disodorkan ke masyarakat, dan buat dari kalangan internal ada banyak tak menutup kemungkinan dari kalangan perempuan, seperti bu Evi, Bu Intan, dan Bu Aminah. Pokoknya PAN tak akan pernah kehabisan stok lah buat calon Walikota nanti,” tandasnya.

Dia juga mengaku, PAN akan fokus berkoalisi dengan Rakyat usai keluar dari AKD DPRD Kota Bekasi.

“Surat kita sudah diserahkan sejak awal, artinya saat ini PAN telah resmi keluar dari AKD DPRD Kota Bekasi untuk bisa berkoalisi dengan warga masyarakat dalam rangka mengontrol jalannya roda pemerintahan dan memastikan kebijakan pemerintah harus pro rakyat. Jadi, posisi kami sebagai oposisi,” kata Afrizal dihubungi Radar Bekasi, Rabu (11/5).

Menurutnya, dari keputusan yang diambil oleh partainya ini secara otomatis PAN bukan lagi menjadi bagian dari koalisi pemerintahan yang mendukung pasangan Wali Kota dan wakil Wali Kota, Rahmat Effendi-Tri Adhianto (Pepen-Tri) pada Pilkada 2018 lalu. Dan kemungkinan, kata dia, bakal berlanjut sampai dengan perebutan kursi nomor satu Kota Bekasi tahun 2024.

“Intinya, pasca keluar dari AKD sekarang ini kita focus berkoalisi dengan masyarakat. Keduanya, kita saat ini PAN konsentrasi untuk menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024. Adapun terkait koalisi di Pilkada nanti, kita akan melihat hasil Pemilu. Tapi yang pasti kita tak mau dibodohi dua kali, maka kemungkinan besar sesuai sejarah PAN setiap ajang Pilkada kan selalu tampil. Jadi, ya untuk Pilkada 2024 nanti Insyaallah PAN maju Wali Kota,” ungkapnya. (mhf)