PMI Kekurangan Stok Darah

ILUSTRASI: Petugas mengambil sampel darah saat donor darah di Kantor PMI Kota Bekasi belum lama ini. Stok darah PMI semakin menipis. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Kota Bekasi kekurangan stok darah. Kekosongan terjadi sejak H-7 hari raya Idulfitri hingga saat ini.

“Masuk masa mudik dari seminggu sebelum lebaran sampai hari ini stok darah di PMI bener-bener kosong,” ujar Sekretaris UTD PMI Kota Bekasi, Kusnaman saat ditemui di lokasi, Rabu (12/5).


Adapun upaya yang dilakukan pihak PMI Kota Bekasi guna mengatasi kebutuhan stok darah dengan memberlakukan donor pengganti guna membantu pasien yang membutuhkan darah.

“Di posisi saat ini kita mau tidak mau memberlakukan donor pengganti. Dengan sistem seperti itulah yang donor rame, tapi semuanya donor pengganti bukan donor sukarelawan yang fungsinya bukan untuk stok PMI,” jelasnya.


Target PMI Kota Bekasi sendiri untuk stok darah per bulan sebanyak 4500 sampai 5000 kantong darah. Adapun terhimpun data donasi donor darah UDD PMI Kota Bekasi pada tahun 2022 mulai bulan Januari sekitar 3630 kantong darah, Februari 2855 kantong darah, Maret 4092 kantong darah, April 2257 kantong darah, serta Mei pertanggal 1 sampai 11 berjumlah 1069 kantong darah.

Kusnaman menjelaskan faktor yang membuat stok darah kosong diakibatkan karena belum banyaknya instansi membuat event donor darah beberapa masyarakat masih kurang mendapat edukasi tentang donor darah.

“Edukasi kita kan tidak merata, edukasi itu terkait donor darah. Dimana masyarakat kadang bulan puasa emang boleh ya saya puasa donor. Padahal tidak menjadi masalah justru sebelum donor dianjurkan untuk tidak makan selama tiga jam lebih bagus untuk keenceran darah. Cuma karena edukasinya itu belum merata, takut lemes lah dan sebagainya,” jelasnya.

Adapun upaya yang dilakukan PMI Kota Bekasi untuk mendorong agar ketersediaan stok darah tetap terjaga pihaknya memberlakukan sistem donor pengganti. Dimana diminta keluarga khususnya keluarga pasien juga membantu mencarikan pendonor pengganti untuk golongan darah yang dibutuhkan.

“Upaya bagi yang mau mendonor bisa ke gedung PMI, adapun yang sudah kita jadwalkan di mal, kecamatan, perusahaan, terus kita gali sesuai jadwal yang sudah rutin di jadwalkan. Adapun kita ada motor donor yang bisa langsung datang ke rumah,” tutupnya. (cr1)