PDIP – Gerindra Berebut Kuasa di Tanah Sunda

Illustrasi Politikus

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tengah tahun 2022, dinamika elektabilitas partai politik tanah air mulai menggeliat. Di tanah sunda, capaian kerja kader PDIP secara nasional tersaingi oleh Gerindra.

Hasil survei lembaga Charta Politika di Jawa Barat pada 9 Februari lalu mengurai bahwa Gerindra unggul 21,3 persen ketimbang PDIP yang hanya menorah 18,2 persen. Disusul di bawahnya PKS dan golkar yang sengit memperebutkan posisi tiga besar (selebihnya baca infografis).


Jika mengamati secara nasional, memang ada yang berbeda dengan hasil sigi Charta Politika di Jawa Barat. Dimana PDIP menjadi parpol yang memiliki jumlah suara mayoritas responden (24,7%) jika Pemilu legislatif dilaksanakan pada hari ini.

Sedangkan parpol di urutan kedua ditempat Gerindra dengan proporsi 11,9%. Diikuti PKB (9,8%), Golkar (9,2%), dan PKS (7,7%). Lalu, NasDem 5,1 persen, PPP 2,0 persen, PAN 1,5 %, Perindo 1,1%, Gelora 0,3 %, Hanura 0,3 %, Partai Ummat 0,2 %, PSI 0,2%, PBB 0,2% dan Partai Garuda 0,2%.


Beda Charta, beda pula hasil kerja survei yang dirilis Lembaga Indikator Politik pada 10-17 April 2022. Lembaga survei yang dipimpin Burhanudin Muhtadi menyebutkan bahwa tanah sunda masih menempatkan PDIP dengan elektabilitas tertinggi dengan angka 23, 7%.

Sedangkan di posisi kedua saat pun masih ditempati oleh Partai Gerinda dengan angka 11,4%, disusul Partai Golkar dengan angka 10,9%, dan PKB 9,8%, serta Demokrat 9,1%. Dan selanjutnya PKS 5,5 persen, NasDem 3,9 persen, PPP 3,3 persen, Perindo 2,1 persen, PAN 1,1 persen, Hanura 0,6 persen, Berkarya 0,3 persen, PSI 0,3 persen, PBB 0,3 persen, Garuda 0,3 persen. Partai lainnya 0 persen. Responden yang tidak menjawab atau tidak tahu 17,5 persen.

Menanggapi hasil survey dari 2 lembaga itu, Ketua DPC PKB Kota Bekasi Rizki Topananda mengaku, bahwa partainya memang sesuai survey belakangan ini selalu berada di urutan lima besar, antara tiga dan empat baik untuk di tingkat nasional maupun provinsi. Adapun dengan perolehan itu pula, kata dia, tentunya berharap untuk bisa dioptimalkan untuk ada efek elektoral, sehingga dapat juga mengejar posisi yang sama di Kota Bekasi.

“Untuk mencapai itu, maka kita butuh adanya kerja-kerja politik yang nyata. Diantaranya itu, seperti yang sekarang ini sedang kami terus gaungkan adalah dengan lakukan kerja keras dengan mengoptimalkan mesin partai dan juga sayap-sayap Partai. Kedua, mendorong kepada seluruh mesin Partai untuk bergerak demi bermanfaat di tengah masyarakat,” ujar Rizki kepada Radar Bekasi, Rabu (18/5).

“Jadi, saya rasa dengan pola-pola seperti itu masyarakat bisa rasakan langsung kehadiran PKB di tengah-tengah mereka, sehingga hal ini bisa terus mengangkat nama besar PKB di Kota Bekasi,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Uri Huryati mengaku, bersyukur dengan perolehan hasil survei yang didapat oleh partainya di Jawa Barat, dimana posisi saat ini menjadi hal yang luar biasa karena bisa melampaui beberapa partai besar lain. Selain itu, dengan hasil survey ini diharapkan bisa menjadi sebuah obat atau penyemangat lebih untuk bisa kembali bangkit, khususnya di Kota Bekasi.

“Jadi, sesuai harapan dan keinginan kami itu memang dapat mempertahankan kekuasaan yang ada di Kota Bekasi. Artinya gasil survey ini jelas akan menjadi pemicu semangat dan motivasi seluruh kader dan simpatisan partai tuk bisa mewujudkan target yang ingin kami capai, termasuk Kota dan Kabupaten di Jawa Barat lainnya,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat, Ronny Hermawan menyebut, bahwa hasil survei ini akan dijadikan semangat untuk terus bekerja dan menyapa masyarakat sebagaimana yang memang pihaknya sedang persiapkan kaitan dengan program-program yang bersentuhan langsung kepada masyarakat, agar kembali memilih Partai Demokrat pada Pemilu 2024 mendatang, khususnya di Kota Bekasi.

“Jadi, harapan kami lewat program-program yang kita persiapkan ini Partai Demokrat di Kota Bekasi bisa kembali jadi dengan suara terbanyak seperti yang pernah didapatkan di tahun 2004 lalu, dimana kami menjadi Partai pemenang di Kota Bekasi. Dan sesuai hasil dari kami turun ke masyarakat belakangan ini pun dari mereka ternyata juga rindu akan kepemimpinan partai Demokrat seperti dulu,” ungkapnya.

“Dan dari program-program yang dirancang oleh kami untuk menghadapi Pemilu 2024 itu memang sebagian besarnya langsung dapat menyentuh ke masyarakat. Dan program ini pun nantinya akan menjadi terget utama bagi seluruh kader agar bisa dilaksanakan sesuai daerahnya masing-masing,” tandasnya. (mhf)