RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pondok Pesantren (ponpes) Al-Hidayah Nurul Ummah dan Al-Hidayah Nurul Ummah sudah membuka pendaftaran santri baru tahun ajaran 2022/2023. Dua ponpes ini masing-masing hanya menargetkan dapat menerima 50 santri baru.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fatimiyah Mulyadi Efendi mengatakan, penerimaan santri baru dimulai pada bulan ini. “Awal Juni ini kami sudah resmi membuka pendaftaran bagi para santri baru yang ingin mendaftarkan diri,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Rabu (1/6).
Pondok pesantren yang berlokasi di wilayah Kelurahan Jatiranggon Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi ini, pada 2022 hanya menargetkan dapat menerima 50 santri baru. Mulyadi optimis, target penerimaan santri baru dapat lebih cepat terpenuhi.
“Tahun ini kami hanya menerima 50 santri saja dan saya kira pemenuhan santri bisa dilakukan dengan cepat di tahun ini,” ucapnya.
Mulyadi mengaku, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut para santri baru. “Untuk pemenuhan kuota ini kami sudah melakukan beberapa persiapan, salah satunya adalah pemenuhan sarana dan prasarana yang biasanya menjadi kebutuhan para santri,” tuturnya.
Hal senada dikatakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Nurul Ummah Ismail Anwar. Ia mengungkapkan, tahun ini target penerimaan santri baru dapat lebih cepat terpenuhi.
“Untuk ponpes kami sudah membuka pendaftaran di pertengahan Mei kemarin, dan sampai saat ini masih berlangsung,” ucapnya.
Pondok pesantren yang berlokasi di Kelurahan Jatisari Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi ini juga hanya menargetkan santri baru sebanyak 50 orang. Alasannya, karena disesuaikan dengan kondisi pondok pesantren.
“Kami tahun ini membuka kuota bagi 50 orang santri baru, tidak banyak-banyak karena kami sesuaikan dengan sarana dan prasarana yang kami miliki,” ucapnya.
Hingga saat ini, Pondok Pesantren Al-Hidayah Nurul Ummah telah menerima 40 pendaftar santri baru. Pihaknya akan menutup pendaftaran apabila kuota santri baru sudah terpenuhi.
“Saat ini dari kuota yang kami sediakan sudah ada 40 pendaftaran, sehingga jika dalam waktu dekat bisa terpenuhi maka kami akan segera menutup proses pendaftaran,” ucapnya.
Menurutnya, penerimaan santri baru tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun ini memang ada peningkatan yang lebih baik, seperti tahun lalu kami cukup lama membuka pendaftaran karena pemenuhannya membutuhkan waktu yang lama,” pungkasnya. (dew)











