PPP Tanpa Pengurus Ranting

FOTO BERSAMA: Sejumlah Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi, foto bersama. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi sampai saat ini belum membentuk kepengurusan di tingkat ranting atau kelurahan. Alasannya, karena masih menunggu SK dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat untuk Pengurus Anak Cabang (PAC).


Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Cecep Noor mengatakan, sekarang partai yang dipimpinnya ini masih menunggu SK untuk pengurus di tingkat PAC. Pasalnya, untuk SK PAC harus dari DPW Jawa Barat. Maka dari itu kata Cecep, untuk pembentukan kepengurusan di tingkat ranting belum dibentuk, karena menunggu SK PAC dulu.

“Sampai sekarang untuk kepengurusan di ranting belum terbentuk, karena PAC harus di SK-kan dulu. Nanti setelah SK PAC turun, saya akan bergerak membentuk ranting, mengingat SK-nya dari Kabupaten Bekasi,” ujarnya kepada Radar Bekasi.


Walaupun begitu dirinya memastikan, kepengurusan di tingkat ranting sudah ada orang-orangnya. Hanya tinggal dipatenkan atau di SK-kan. Nantinya, pemberian SK untuk pengurus tingkat ranting dilakukan secara bersama-sama dalam Musyawarah Ranting (Musran). Menurutnya, kepengurusan di tingkat ranting sebanyak tujuh orang.

“Nanti 187 desa dan kelurahan langsung disekaliguskan, di dalam Musyawarah Ranting (Musran). Karena harus PAC dulu selesai, mendapat SK dari DPW. Nanti baru DPC memberikan SK kepada ranting,” ucapnya.

Pria yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini mengaku, untuk pembuatan e-KTA partainya berada di urutan nomor satu seluruh Indonesia. Sebagai pengoleksi e-KTA terbanyak. Kata dia, DPP menargetkan pembuatan e-KTA sebanyak-banyaknya.

“Kita sudah mempunyai e-KTA 6000 lebih. Kita menjadi terbanyak di seluruh Indonesia. Saya menargetkan sampai Pemilu 68 ribu e-KTA,” tuturnya. (pra)