Ajak Warga Berpartisipasi di Pemilu

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang. Tentunya, dengan melibatkan seluruh partai politik maupun dinas di Pemerintahan Kabupaten Bekasi, memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar mau berpartisipasi dalam Pemilu.


Kata Dani, satu dari tiga indikator dalam Pemilu adalah tingkat partisipasi, karena itu menunjukan kesadaran masyarakat dan dukungan terhadap Pemilu. Pasalnya, partisipasi kepercayaan masyarakat diukurnya dari kemauan mereka dateng ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan melaksanakan hak pilihnya.

Oleh karena itu dirinya mengajak seluruh partai politik untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 mendatang. “Jadi nanti kita ajak seluruh kader di setiap partai, agar kadernya semua mengajak masyarakat dateng ke TPS,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (27/6).


Sementara untuk upaya dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, pihaknya akan bergerak dari RT/RW, kemudian pemasangan spanduk-spanduk akan diperbanyak, dan menggunakan berbagai media. Hal itu dilakukan untuk menjelaskan kepada masyarakat pentingnya menjadi pemilih Pemilu.

“Intinya ingin menjelaskan kepada masyarakat betapa pentingnya hajat lima tahun sekali, ini untuk berlangsungan bangsa dan Kabupaten Bekasi,” katanya.

Dirinya juga akan mengajak dinas-dinas di Pemerintahan Kabupaten Bekasi untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat. Contohnya Dinas Pertanian, untuk masyarakat pertanian. Kemudian Dinas Industri, untuk masyarakat Industri. Dirinya menyakini, apabila semua intansi bergerak melakukan sosialisasi, partisipasi masyarakat dalam Pemilu akan meningkat.

“Kita akan tugaskan juga dinas-dinas untuk bisa menggalang pengetahuan dan kemauan masyarakat untuk menggunakan hak pilih,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Bekasi, Daeng Muhammad menuturkan, meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu memang kewajiban bersama. Menurutnya, kesadaran itu harus ditumbuhkan oleh pendidikan politik yang mencerdaskan, pastinya partai yang dipimpinnya akan melakukan itu.

“Kalau itu kewajiban kita bersama, bukan hanya kewajiban PAN. Kesadaran itu harus ditumbuhkan oleh pendidikan politik yang mencerdaskan, PAN akan melakukan itu, karena memang itu kewajiban kita. Kita harus menjadi politik yang mencerdaskan,” katanya. (pra)