Pabrik Bingkai Ludes Dilalap si Jago Merah

PROSES PEMADAMAN: Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi, melakukan proses pemadaman api yang melanda PT Surya Lestari Sinar Makmur, di Desa Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (28/6). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – PT Surya Lestari Sinar Makmur (SLSM) yang berada di Jalan Palem I, Blok DS, Boston Techno Park, Kawasan Industri Lippo Cikarang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, ludes dilalap si jago merah, Selasa (28/6).

Diduga, kebakaran itu disebabkan korsleting listrik ini, sehingga mengakibatkan puluhan karyawan yang sedang bekerja berhamburan keluar, mengingat saat kejadian sedang produksi.


Menurut keterangan staf PT SLSM, Yuli, saat terjadi kebakaran, di dalam pabrik ada 40 pekerja. Meski demikian, tidak ada korban jiwa, karena semua karyawan berhamburan keluar ruangan setelah melihat ada percikan api.

“Di dalam pabrik ada 40 orang pekerja. Kebakaran itu disebabkan adanya korsleting listrik,” tuturnya kepada Radar Bekasi, saat dilokasi kejadian.


Ditempat yang sama, Analis Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Agus Candra menjelaskan, informasi adanya kebakaran sekitar pukul 13.50 WIB. Setelah mendapat informasi tersebut, kata Agus, pihaknya langsung menerjunkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran, ditambah dua dari Lippo dan satu dari Komando. Keseluruhan sepuluh unit, dengan personil 46 orang.

Dalam upaya melakukan pemadaman, lanjut Agus, pihaknya mengalami kesulitan, karena pabrik tersebut memproduksi kayu, sehingga api tak kunjung padam. Dengan demikian, pemadaman api harus dilakukan dengan menggunakan racun api.

“Kalau tidak pakai racun api, padamnya lama. Karena ini pabrik pigura atau bingkai, bahan bakunya dari kayu dan tiner juga,” beber Agus.

Dugaan sementara, kebakaran ini karena arus pendek listrik, dan untuk kerugian sendiri ditaksir mencapai miliaran rupiah. Pasalnya, yang terbakar ruang produksi.

“Di dalamnya ada mesin produksi, forklip, dan lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Satirin menegaskan, pihaknya sudah mendata sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Dari informasi yang diperoleh, percikan api terjadi usai karyawan istirahat.

Saat itu, karyawan yang berada di dalam pabrik, melihat ada percikan api dari panel listrik di lantai dua. Sehingga langsung berhamburan ke luar ruangan.

“Kami sudah memeriksa saksi dari karyawan perusahaan. Sampai saat ini, saya belum mendengar adanya korban, hanya yang shock saja, karena memang mayoritas karyawannya perempuan,” terang Satirin. (pra)