Idul Adha Kini Lebih Meriah

SALAT IED : Sejumlah umat muslim melaksanakan Salat Idul Adha di Jalan Sultan Agung Kawasan Masjid Jami An-Nur, Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (10/7). Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah 1443 Hijriah jatuh pada 10 Juli 2022. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Setelah dua tahun pelaksanaan salat idul fitri dan idul adha dibatasi, tahun ini perayaan idul adha lebih meriah. Ya, masyarakat muslim Bekasi melepas rindu melaksanakan ibadah dengan protokol Kesehatan (prokes) lebih longgar. Ribuan umat muslim memadati lapangan dan masjid untuk melaksanakan salat idul adha, kemarin.

Seperti pantauan Radar Bekasi di Masjid Jami An-Nur, Medan Satria. Umat muslim memanfaatkan bahu jalan Sultan Agung untuk melaksanakan salat idul adha, karena terbatasnya halaman masjid.


Pantauan di lokasi, sekitar pukul 06.00 WIB suara gema takbir mulai dikumandangkan dari halaman masjid tersebut. Satu persatu jamaah mulai berdatangan mengisi shaf yang sudah disediakan penyelenggara. Hingga pukul 06.30 WIB jumlah jamaah mulai membludak dan tepat pukul 07.15 WIB.

“Alhamdulillah, tahun ini sudah lebih bebas dibandingkan tahun sebelumnya. Kangen dengan suasana seperti ini,”kata Reza (34), salah seorang jemaah kepada Radar Bekasi.


Meskipun sudah ada pelonggaran Prokes, tak sedikit masyarakat masih menggunakan masker saat melaksanakan salat idul adha. Selain itu, sebagian warga Bekasi juga melaksanakan Idul Adha lebih dulu, yakni pada hari sabtu (9/7).

Sementara itu, seluruh hewan kurban di Kota Bekasi diperiksa oleh mahasiswa fakultas kedokteran hewan dan biomedis Institut Pertanian Bogor (IPB) sebelum disembelih. Pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini termasuk dilakukan pada hewan kurban yang disembelih di Masjid Agung Al-Barkah, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (10/7).

Plt Walikota Bekasi, Tri Adhianto ikut menunaikan ibadah shalat di Masjid Agung Al-Barkah. Dari puluhan hewan kurban yang disembelih, salah satunya adalah hewan kurban milik Tri Adhianto. “Sapi, hari ini satu di Al-Barkah,” kata Tri.

Bagi Tri, kurban merupakan momentum berbagi, selain alasan yang pertama adalah melaksanakan perintah Allah SWT.

Untuk memastikan kesehatan hewan kurban, Tri menyampaikan bahwa pemerintah kota mendapatkan bantuan dari IPB. Mereka adalah mahasiswa fakultas kedokteran yang membantu melakukan pemeriksaan hewan kurban di berbagai lokasi di Kota Bekasi, pemeriksaan dilakukan sejak kemarin.

“Sebetulnya dari kemarin kerjanya, tapi kemarin ada yang melaksanakan shalat, tapi ada juga yang melakukan pemotongan. Hari ini posisinya jadi lebih masif lagi,” tukasnya.

Dokter hewan dari fakultas kedokteran dan biomedis IPB, Dwi Utari Rahmiyati mengatakan bahwa total ada 30 mahasiswa dan satu dosen yang mendampingi dalam pemeriksaan hewan kurban. Kegiatan ini lebih dulu didahului kerjasama antara pemerintah kota Bekasi dengan IPB.

Puluhan mahasiswa tersebut tiba di Kota Bekasi pada hari H idul kurban. Setibanya di Kota Bekasi, puluhan mahasiswa langsung disebar ke berbagai titik di Kota Bekasi yang melaksanakan kurban. “Kalau untuk Kota Bekasi itu satu dosen bersama 30 mahasiswa,” katanya.

Selain mahasiswa, dokter hewan yang baru saja lulus dari IPB juga dilibatkan sebagai volunteer. Ia memastikan bahwa puluhan mahasiswa yang diterjunkan di Kota Bekasi telah dilatih.

Maka, meskipun belum berpengalaman, mereka telah diberikan pelatihan. “Kami di kampus ada pelatihan materi secara online. Namun praktiknya, memeriksa hewan secara antemortem dan postmortem itu dilakukan secara offline di kampus,” tukasnya.

Total ada 21 hewan kurban yang diterima oleh DKM Masjid Agung Al-Barkah, terdiri dari 7 ekor sapi dan 14 kambing. Puluhan hewan kurban ini menghasilkan lebih dari 1000 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Hewan kurban paling berat jenis sapi milik Plt Walikota Bekasi, dengan catatan berat 500 kg.
“Kita nggak ngumpulin orang, kita distribusi oleh RT, jadi ketua RT yang mengantarkan ke rumah-rumah,” kata Ketua DKM Masjid Agung Al-Barkah, Ismail Hasyim.

Total ada 60 orang yang tergabung dalam susunan panitia kurban dan shalat Ied kemarin. (Sur)