Pemkab Gencarkan Sosialisasi Imunisasi Anak

FOTO BERSAMA : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriadi, foto bersama dalam kegiatan sosialisasi lintas sektor pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2022, di Aula KH. Noer Ali, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. DOK.HUMAS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, membuka kegiatan sosialisasi lintas sektor pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2022, yang berlangsung di Aula KH. Noer Ali, Cikarang Pusat.

Dedy menyampaikan, sesuai dengan program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada tahun ini, pelaksanaan BIAN dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama di bulan Mei, bagi seluruh Provinsi di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Sedangkan, tahap kedua bulan Agustus, bagi seluruh Provinsi di pulau Jawa dan Bali.


“Di tahun ini, tepatnya pada bulan Agustus, kami akan melaksanakan BIAN. Hal ini sesuai dengan amanat Kementerian Kemenkes RI, dan dilaksanakan dalam dua tahap,” ujarnya.

Ditambahkan Dedy, kegiatan BIAN tersebut meliputi imunisasi tambahan campak-rubella, dengan sasaran anak usia sembilan bulan sampai dengan 59 bulan, serta imunisasi kejar menyasar pada anak usia 12 bulan sampai dengan 59 bulan di seluruh provinsi di Indonesia, yang tidak atau belum lengkap mendapatkan imunisasi OPV, IPV, dan DPT-HB-HIB.


“BIAN ini meliputi dua imunisasi, yaitu imunisasi campak-rubella anak usia sembilan bulan sampai 59 bulan di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan imunisasi kejar untuk anak usia 12 bulan sampai 59 bulan di seluruh provinsi,” terangnya.

Dedy berharap, para lintas sektor bisa melakukan pemantauan wilayah untuk mendapatkan imunisasi lengkap, termasuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, memobilisasi sasaran BIAN, dan pengamanan di wilayah kegiatan imunisasi.

“Diharapkan kepada seluruh camat, jajaran aparat, kepala puskesmas dan dinas terkait, bersama-sama untuk melakukan pemantauan wilayah setempat, guna memastikan anak-anak mendapat imunisasi lengkap, melakukan sosialisasi juga edukasi kepada masyarakat, memotivasi dan memobilisasi sasaran BIAN, penyebarluasan informasi tentang imunisasi BIAN, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pengamanan di wilayah imunisasi,” imbuh Dedy.

Ia juga menyarankan, bahwa seluruh stakeholder dapat berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam mensosialisasikan kegiatan yang akan dilaksanakan, serta turut membangun Kabupaten Bekasi yang lebih baik lagi.

“Untuk bisa mensosialisasikan ini, diperlukan kontribusi dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder. Selamat melaksanakan kegiatan, sebesar apapun upaya yang dilakukan, semoga bermanfaat bagi anak-anak dan turut membangun Kabupaten Bekasi,” tandas Dedy.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Alamsyah menambahkan, program tersebut bertujuan untuk mewujudkan anak-anak di Kabupaten Bekasi, menjadi sehat dan memiliki kekebalan tubuh yang optimal, sehingga dukungan Pemkab Bekasi dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat dapat tercapai.

“Tujuan dari kegiatan ini, bagaimana mewujudkan Kabupaten Bekasi yang semakin sehat, baik jasmani dan rohani, untuk memiliki kekebalan tubuh yang optimal terhadap berbagai penyakit,” beber Alamsyah.

Disampaikannya, sasaran untuk imunisasi campak-rubella berjumlah 164.487 anak, dengan target 90 persen dan sasaran untuk DPT-HB-HIB berjumlah 20.217 anak atau target 80 persen,” ucapnya. (and/adv)