200 Ribu Anak Bakal Terima Vaksin Imunisasi

 

RADARBEKASI.ID, MEDANSATRIA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi memastikan anak yang sudah Vaksin Covid-19 dan saat ini menerima Vaksin Imunisasi dinyatakan aman.


Pasalnya, dalam pemberian Vaksin Imunisasi kepada anak akan terlebih dahulu melihat rekam jejak anak tersebut. Jika anak tersebut belum terpenuhi Imunisasi dasar meskipun sudah Vaksin Covid-19 tetap akan dilakukan Vaksin Imunisasi.

Kepala Dinkes Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, Karena vaksin untuk imunisasi bayi, balita dan Usia sekolah ini memang spesifik untuk kepada penyakit-penyakit tertentu. Sehingga anak-anak yang sudah di Vaksin Covid-19 dan saat ini mendapat Imunisasi tetap aman.


Karena saat ini Vaksin Imunisasi yang diberikan untuk Polio, Depteri bukan secara umum. Jadi spesifikasn secara khusus.

“Kita juga akan melihat dari rekam jejak anak-anak terkait imunisasi. Kan namanya imunisasi dasar itu harus terpenuhi,” kata Tanti sapaan akrabnya kepada awak media, Minggu (7/8).

Lanjut dia. Contoh soal misalnya pemberian polio. Polio itu harus terpenuhi dengan 4 kali. Itu baru terpenuhi adalah di imunisasi dasar sudah terpenuhi.

Apabila belum 4 kali. Maka di Bulan Imunisasi Anak ini anak harus terpenuhi sebanyak 4 kali meskipun anak itu sudah menerima Vaksin Covid-19.

Ia juga menjelaskan, kembali lagi karena ini imunisasi untuk spesifik pada penyakit tertentu.

“Kurang lebih anak yang akan menerima Imunisasi ada 200 ribu sekian. Dengan di bagi berbagai jenis vaksin. Ada polio ada Depteri dan lainnya ada beberapa item Vaksin Imunisasi bulan ini,” ujarnya.

Dari 200 ribu lebih anak pihaknya menargetkan dalam satu bulan ini terpenuhi. Karena hal tersebut untuk mencapai zero polio di 2026.

Akan tetapi, jika di bulan Agustus ini belum mencapai maksimum. Maka di bulan September pihaknya akan melakukan sweeping.

“Bukan hanya ke sekolah saja. Tetapi kita akan sweeping ke rumah-rumah, TK, Paud dan paling banyak bayi itu adalah di rumah. Kita akan berikan Imunisasi kepada anak di Usia 9 sampai 52 bulan dan 12 bulan sampai 59 bulan,” tukasnya.

Sementara, Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan, di bulan Imunisasi anak agar anak-anak menerima Imunisasi seluruh pihak yakni Camat, Lurah, Puskesmas, PKK, Posyandu untuk aktif menghimbau anak-anak diwilayah di bawa ke Puskesmas maupun ke pusat-pusat kesehatan. Karena Posyandu pun itu bisa memberikan layanan Imunisasi.

“Meskipun anak-anak kita berapa waktu lalu menerima Vaksin Covid-19 dan saat ini bakal menerima Vaksin Imunisasi itu tidak ada hubungannya. Karena kita tetap merencanakan Indonesia Bebas dari Polio,” ucapnya.

Ia mengaku, bahwa pihaknya akan menargetkan 200 ribu lebih anak-anak yang akan menerima Vaksin Imunisasi.

“Kita pastikan untuk Vaksin Imunisasi ini aman untuk anak-anak kita. Nantinya akan dipastikan oleh Dinkes. Pastinya kita target 200 ribu anak ini menerima Vaksin Imunisasi,” ungkapnya. (pay)