Guru SDN Kutamukti III Dibekali Keterampilan Wordwall oleh Mahasiswa Unisma

ISTIMEWA/RADAR BEKASI PELATIHAN : Sejumlah guru SDN Kutamukti III, saat mengikuti pelatihan pembelajaran melalui ordwall.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tenaga pendidik dituntut untuk aktif dan kreatif dalam menyampaikan materi kepada anak didiknya. Dengan guru yang kreatif, siswa akan mudah menerima pelajaran yang diberikan oleh guru.

Banyak cara yang bisa dimanfaatkan guru dalam memberikan materi pelajaran. Salah satunya melalui media Wordwall. Wordwall adalah sebuah aplikasi yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran, sumber belajar atau alat penilaian berbasis daring yang menarik bagi siswa.


“Kelebihan dari aplikasi ini adalah mempunyai banyak template yang dapat dibuat oleh guru. Aplikasi ini tidak berbayar untuk pilihan Basic dengan pilihan 5 buah template.”kata Eric Cantona, salah satu mahasiswa KKN Unisma Bekasi, saat memberikan pelatihan kepada guru SDN Kutamukti III, kabupaten Karawang.

Permainan yang sudah dibuat dapat langsung dibagikan melalui tautan yang dikirimkan dengan aplikasi Whatsapp, Google Classroom maupun Email. Penggunaan media interaktif seperti wordwall ini dapat membangkitkan minat belajar siswa, motivasi belajar dan hasil belajar siswa dalam proses mata pelajaran. Wordwall merupakan aplikasi yang berisikan permainan kuis interaktif yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.


Wordwall sebagai media yang mempunyai peranan yang terpenting dalam pembelajaran, yaitu bisa menumbuhkan antusias guru, sehingga guru tertarik dan memberikan perhatiannya pada pembelajaran ke siswa. Proses belajar mengajar akan berjalan efektif dan efisien bila didukung dengan tersedianya media yang menunjang. Penyediaan media serta pendidikan yang dinamis, kondusif serta dialogis sangat diperlukan bagi pengembangan potensi peserta didik, secara optimal.

Hal ini karena siswa akan lebih terlibat ketika mereka memiliki akses ke berbagai media dan fasilitas yang membantu memfasilitasi proses interaksi mereka. Dengan media pembelajaran akan membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik, dengan fitur-fitur seperti visual yang menarik dipadukan dengan beberapa gambar atau animasi.

“Kegiatan ini berfokus kepada guru dengan harapan dapat meningkatkan dalam pembelajaran media wordwall dengan menggunakan metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan.”terangnya kepada Radar Bekasi.

Dia mengaku, dalam melaksanakan program yang dilakukan tentunyan mengalami banyak hambatan serta kekurangan. namun, pada pelaksanaannya kegiatan ini dapat berjalan lancar serta guru juga antusias untuk mengikutinya.

Menurutnya, pembelajaran wordwall dapat dilakukan oleh setiap manusia bahkan orang tua maupun anak-anak, akan tetapi dengan dilaksanakannya program pembelajaran ini dapat diharapkan bisa membantu khususnya pada guru dalam memahami taraf mengajar.

Keunggulan dari wordwall, Mampu menawarkan pendekatan pembelajaran yang relevan yang dapat diikuti oleh siswa sekolah dasar dan lanjutan, Siswa dapat mengunjungi word wall pemrograman di ponsel mereka untuk melihat model tugas, dan Sifat kreativitas. Sedangkan kekurangan dari wordwall itu sendiri, Dalam penggunaannya, rentan terjadi kecurangan dan ukuran huruf yang tidak bisa diubah, Dalam pembuatannya butuh waktu yang lebih lama, dan Hanya dapat dilihat karena media visual.

Pembelajaran yang lebih bermakna dan mudah diikuti oleh peserta didik sekolah dasar, terutama siswa kelas rendah dan tema yang dapat disesuaikan dengan gaya belajar. Mode penugasannya dapat diterapkan di software wordwall, sehingga siswa dapat mengakses sendiri melalui perangkat ponsel pintar mereka sendiri di rumah. Kekurangan game wordwall, dalam penggunaannya pada tingkat dasar rentan terjadi kecurangan, font sizenya tidak bisa diubah dan ukuran tulisannya pengguna tidak bisa juga mengubah besar kecilnya tulisan.

“Media pembelajaran seperti wordwall sangat penting pada zaman sekarang, apalagi terutama untuk guru. Pihak sekolah dan guru merupakan pihak yang berpengaruh dalam terhadap kemampuan pembelajaran terhadap siswa. media pembelajaran yang tidak membosankan dan menyenangkan dengan menghidupkan suasana belajar, sehingga peserta didik aktif untuk bertanya dan menjawab dengan media pembelajaran menggunakan wordwall,”pungkas Eric.(mif/eric)