Atlet Bulutangkis Kabupaten Bekasi Raih Emas

KEMBALIKAN SHUTTLECOCK: Atlet bulutangkis ganda putra asal Kabupaten Bekasi, Hendrawan dan M Al Fauzan, berusaha mengembalikan shuttlecock dalam pertandingan final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jabar 2022, saat melawan Kota Bogor, di Gor Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (15/11). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dua pebulutangkis asal Kabupaten Bekasi, Hendrawan dan M Al Fauzan, berhasil mengalahkan atlet dari Kota Bogor yang bertanding di partai final ganda putra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jabar 2022, di Gor Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (15/11).

Kedua atlet Kabupaten Bekasi ini, berhasil mengungguli pasangan asal kota hujan tersebut, yakni M Rizky dan M Rafi, di partai pamungkas hanya dalam dua set.


Hendrawan dan Fauzan langsung bermain agresif di set pertama. Meski keduanya sempat ketinggalan poin, namun pasangan andalan Kabupaten Bekasi ini, berhasil membalikkan keadaan, sehingga skor berakhir 18-21.

Di set kedua, pasangan Rizky dan Rafi cukup banyak melakukan kesalahan. shuttlecock yang seharusnya bisa menambah angka malah terbentur net, dan terjatuh di sisi lapangan sendiri.


Alhasil, Hendrawan dan Fauzan memimpin dengan skor cukup jauh hingga pertandingan berakhir 16-21.

Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Bulutangkis Kabupaten Bekasi, Sayuti, mengaku sangat puas atas hasil yang dicapai oleh anak asuhnya tersebut.

Selain Hendrawan dan Fauzan, tunggal putra M Fachri juga berhasil membawa pulang medali perak. Kemudian, ganda putri Kabupaten Bekasi juga menyumbang medali perunggu.

“Secara keseluruhan, kualitas pemain atlet bulutangkis sama, dan tim sudah siap semua, cuma nasib tidak berpihak, karena di tunggal putra kami kalah tipis, kemudian ganda putri dapat perunggu,” kata Sayuti di lokasi.

Ia menjelaskan, pencarian pemain muda akan terus difokuskan, agar kedepannya atlet-atlet muda lain bisa bersaing dan membawa harum nama Kabupaten Bekasi di kompetisi lainnya.

“Pembibitan terus kami gencarkan, karena para atlet sudah harus dipersiapkan sejak usia dini, sehingga di kompetisi lain, para atlet-atlet yang ada bisa menyabet semua nomor,” terang Sayuti.

Sementara itu, Hendrawan menuturkan merasa beruntung sekaligus bangga, bisa menyumbangkan medali emas untuk Kabupaten Bekasi.

“Secara skill, semua pebulutangkis hampir sama. Tapi mungkin yang membedakan hanya kesiapan saat bermain. Di pertandingan itu, kami mungkin lebih siap, sehingga bisa langsung menang dua set,” ucap Hendrawan. (and)