Pembelajaran Praktik Sudah Normal

ILUSTRASI: Sejumlah siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMKN 11 Kota Bekasi saat mengikuti kegiatan praktik. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASIPembelajaran praktik di sejumlah SMK wilayah Kota Bekasi sudah berlangsung normal.

Kepala SMKN 11 Kota Bekasi Kurniawan mengungkapkan, pembelajaran praktik kini sudah tak memiliki kendala, khususnya dalam hal penyampaian materi kepada siswa.


“Dengan kembalinya pembelajaran secara normal, kami memiliki kemudahan untuk penyampaikan materi praktik kepada siswa,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Selasa (17/1).

Dengan demikian, siswa dapat lebih memahami materi praktik yang disampaikan. “Tentunya siswa lebih fokus dan bisa memahami dengan lebih cepat materi praktik yang diberikan dari masing-masing program keahlian,” imbuhnya.


Khususnya bagi siswa kelas XII yang akan menjalani penilaian uji kompetensi (ujikom) sebagai salah satu syarat nilai kelulusan yang harus dipenuhi.

“Untuk siswa kelas XII saat ini diberikan kemudahan dalam menjalani uji kompetensi keahlian,” ucapnya.

BACA JUGA: Asesmen Sumatif Tak Jauh Berbeda dengan Ujian Praktik

Menurutnya, kompetensi siswa saat ini sudah meningkat dibandingkan sebelumnya. “Terjadi peningkatan kompetensi jika dibandingkan dengan angkatan sebelumnya, karena pelaksanaan praktik ini sudah dijalankan secara optimal,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Bisnis dan Teknologi (Bistek) Kota Bekasi Riono. Ia mengaku, pembelajaran praktik saat ini sudah dapat dijalankan dengan lebih optimal.

“Dua tahun sebelumnya kan memang kegiatan pembelajaran praktik kurang optimal, karena waktu dan jumlah siswa yang dibatasi. Jadi untuk saat ini proses pembelajaran bisa kami sampaikan dengan lebih optimal,” tuturnya.

Saat ini dalam pembelajaran praktik tidak ada lagi keterlambatan dalam penyampaian materi. Dengan begitu, siswa dapat dengan lebih mudah mempersiapkan penilaian-penilaian yang diberikan oleh sekolah.

“Sudah tidak ada lagi keterlambatan dalam penyampaian materi, sehingga untuk kegiatan penilaian yang berkaitan dengan praktek siswa sudah dapat lebih siap,” ucapnya.

Dikatakannya, dalam penilaian uji kompetensi siswa kelas XII saat ini sudah dapat dijalankan dengan lebih maksimal. Sebab beberapa materi sudah dapat tersampaikan dengan baik.

“Di waktu yang tersisa khususnya bagi kelas XII mereka tinggal memperdalam materi-materi yang sudah diberikan, jadi persiapannya sudah lebih matang dibandingkan angkatan sebelumnya,” pungkasnya. (dew)