Berita Bekasi Nomor Satu

May Day, Ribuan Buruh Bekasi Bakal Kepung Jakarta

Illustrasi : Sejumlah buruh pulang kerja di kawasan industri MM2100 Cibitung, Selasa (29/11). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ribuan buruh yang tergabung dalam Buruh Bekasi Melawan (BBM), bakal melakukan aksi di Jakarta pada tanggal 1 Mei 2023, yang bertepatan dengan Hari Buruh Sedunia atau dikenal dengan may day.

Pada May Day tahun 2023 ini, mereka (buruh) akan menyampaikan enam tuntutan, seperti cabut Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja, cabut Parliamentary Threshold (PT) 4 persen, sahkan RUU PPRT, tolak RUU Kesehatan, Reformasi Agraria dan Kedaulatan Pangan, serta pilih presiden 2024 yang pro buruh dan peduli pekerja.

“BBM akan mengirim 35 ribu buruh untuk berangkat ke Jakarta pada tanggal 1 Mei,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) BBM, Amir Mahfud, Rabu (26/4).

Dirinya sudah menginstruksikan kepada seluruh buruh untuk segera kembali dari kampung halaman lebih cepat, agar bisa bergabung pada hari May Day. Pasalnya, rata-rata perusahaan otomotif itu libur Idul Fitri sampai tanggal 2 Mei. Pada tanggal 1 Mei nanti, aksi buruh terpusat ke Jakarta.

“Kami akan menginstruksikan kepada seluruh anggota BBM, walaupun tanggal 2 Mei baru masuk kerja, tapi untuk kembali ke Bekasi sebelum tanggal 28 April. Karena akan ada persiapan-persiapan terlebih dahulu,” terang Amir.

Ditempat yang sama, Presiden FSPMI, Riden Hatam Aziz juga menyarankan kepada buruh yang bernaung di FSPMI dan basisnya di Kabupaten Bekasi, agar bisa hadir pada saat May Day ke Jakarta.

Ia menjelaskan, konsep May Day 2023 ini adalah titik kumpul di Patung Kuda, kemudian melakukan aksi ke Istana Negara dan Mahkamah Konstitusi (MK). Setelah itu para buruh akan bergeser ke DPR RI.

“Jadi, pada 1 Mei 2023 ini, kami akan aksi full day di jalan raya. Karena ini tahun perjuangan, tuntutan yang kami sampaikan sama dengan teman-teman dari BBM,” terang Aziz. (pra)

Solverwp- WordPress Theme and Plugin