RADARBEKASI.ID, BEKASI – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, angkat bicara terhadap para developer pengembang perumahan di Bekasi yang dinilai tidak bertanggungjawab kepada konsumenya saat hunian yang dibangun dilanda banjir.
“Dan yang paling prihatin adalah saat warga mengalami kebanjiran, developer yang dulu mempromosikan sebagai kawasan yang aman dan nyaman bagi hunian tidak pernah menemui konsumennya yang hari ini berteriak-teriak,” ujar Dedi dikutip dari unggahan media sosial pribadinya, Jumat (23/1/2026).
Dedi menegaskan para pengembang tersebut lebih sibuk mengajukan izin pembangunan perumahan baru kepada pemerintah, ketimbang menemui warga yang terdampak banjir akibat janji palsu yang mereka berikan.
“Mereka lebih sibuk mengajukan izin baru, untuk itu saya mengajak kepada para pengembang perumahan di seluruh provinsi Jawa Barat di daerah-daerah perumahan yang dibangun yang hari ini dilanda banjir sebaiknya turun temui warga dan sama-sama cari solusi dengan pemerintah,” kata pria yang akrab disapa Kang Dedi itu.
BACA JUGA: Legislator Desak Pemkab Evaluasi Peil Banjir Perumahan
Lebih jauh eks Bupati Purwakarta itu juga menekankan kepada para developer untuk ikut berperan aktif bersama pemerintah Provinsi dalam mencari solusi membenahi persoalan banjir di wilayah perumahan Bekasi.
“Jangan segala sesuatunya dibebankan kepada pemerintah, karena bagaimanapun ketika mengembangkan perumahan pasti dulu mendapatkan keuntungan,” pungkasnya. (cr1)











