RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Belum lama sorotan publik mereda terkait pengakuan Ressa Rizky Rossano sebagai anak sulung yang sempat terpisah dari Denada selama 24 tahun, penyanyi Denada kembali diterpa isu yang tidak sedap. Kali ini, ia dituding memiliki tiga anak, bukan dua seperti yang selama ini diketahui publik.
Isu ini muncul setelah pernyataan Muara Karta, yang mengaku sebagai sahabat mendiang ayah Denada, Rio Tambunan. Klaim tersebut langsung menimbulkan kegemparan, hingga membuat pihak keluarga segera memberikan klarifikasi resmi disertai ancaman menempuh jalur hukum.
Dalam sebuah tayangan di kanal World Story, Muara Karta menyebut bahwa selain Ressa dan putri Denada, Aisha Aurum, Denada juga memiliki satu anak lain. Ia menegaskan klaimnya berdasarkan kedekatannya dengan kedua orang tua Denada di masa lalu.
“Setahu saya, selain Ressa dan putrinya (Aisha Aurum), dia juga punya anak lagi. Jadi totalnya anaknya itu ada tiga. Bapaknya Ressa saya enggak tahu, lalu adiknya Ressa juga ada, terus adiknya juga ada,” ujar Muara Karta.
Bantahan Tegas Keluarga Denada
Menanggapi klaim tersebut, manajemen dan keluarga Denada langsung merespons melalui akun media sosial Emilia Contessa. Mereka menegaskan bahwa pernyataan Muara Karta adalah menyesatkan, tidak berdasar, dan termasuk fitnah.
Dalam pernyataan resminya, keluarga Denada menegaskan beberapa poin penting:
1. Jumlah Anak: Denada hanya memiliki dua anak kandung, yaitu Ressa Rizky Rossano dan Aisha Aurum (putri dari pernikahan dengan Jerry Aurum).
2. Status Berita: Segala informasi yang menyebut Denada memiliki anak selain kedua nama tersebut adalah HOAKS dan tidak benar.
Baca Juga: Kronologi Mohan Hazian, Owner Thanksinsomnia Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
“Dengan ini kami menegaskan secara jelas dan tidak terbantahkan. Segala bentuk pemberitaan yang menyebutkan Denada memiliki anak selain Ressa dan Aisha adalah tidak benar,” bunyi pernyataan resmi keluarga.
Berbeda dengan sikap yang cenderung diam saat awal kemunculan Ressa, kali ini keluarga Denada bereaksi lebih tegas. Mereka tidak segan membawa persoalan ini ke ranah hukum jika spekulasi liar terus disebarkan.
Manajemen Denada menambahkan bahwa mereka tengah mempertimbangkan langkah hukum, baik pidana maupun perdata, terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu.
“Kami juga mengimbau dengan tegas kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala spekulasi maupun pernyataan yang berada di luar kapasitas dan kewenangannya. Setiap tindakan lanjutan setelah pernyataan ini dapat dipertimbangkan sebagai perbuatan yang disengaja dan berpotensi memiliki konsekuensi hukum,” tegas pihak keluarga.
Dengan klarifikasi ini, pihak keluarga berharap isu mengenai anak ketiga Denada segera berhenti beredar, dan publik dapat memahami fakta sebenarnya.(ce2)











