RADARBEKASI.ID, BEKASI – Warga Perumahan Tytyan Kencana, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang baru dilahirkan di dalam tempat sampah, Jumat (6/3) malam.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik hitam. Meski masih hidup, tubuh bayi tampak membiru diduga akibat kedinginan setelah ditinggalkan di dalam bak sampah.
Penemuan bayi bermula ketika seorang warga hendak memberi makan kucing di depan rumahnya. Saat melintas di dekat tempat sampah, warga melihat kantong plastik hitam yang terlihat bergerak.
Merasa curiga, warga kemudian membuka kantong plastik tersebut. Tak lama setelah plastik dirobek, terdengar suara tangisan bayi dari dalamnya.
Salah satu warga setempat, Yati Karningsih, mengaku terkejut saat mengetahui isi plastik tersebut ternyata seorang bayi perempuan yang baru dilahirkan dan masih memiliki tali plasenta.
“Di dalam tempat sampah ada kresek hitam, terus kelihatan jari. Saya kaget, lalu panggil sekuriti. Plastik itu dibuka dan ternyata bayi, ari-arinya masih menempel. Kondisinya sudah biru, tangan dan kakinya kedinginan,” kata Yati, Sabtu (7/3).
Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, pelaku pembuangan bayi diduga seorang perempuan yang juga diperkirakan merupakan ibu kandungnya. Rekaman tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Menurut Yati, perempuan dalam rekaman CCTV terlihat sempat berpindah-pindah lokasi sebelum akhirnya meninggalkan bayi tersebut di tempat sampah di depan rumahnya.
“Kalau yang buang dari CCTV kelihatan perempuan. Rekamannya sudah dikirim ke polisi. Dia sempat taruh di tempat sampah rumah lain, diambil lagi, lalu akhirnya ditaruh di depan rumah saya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Novrian, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan fasilitas kesehatan untuk menangani bayi tersebut.
Menurutnya, warga sempat berinisiatif membawa bayi ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Warga langsung membawa bayi ke klinik dan Alhamdulillah mendapat penanganan yang baik. Bayi sudah dibersihkan seperti proses persalinan, kemudian diberikan imunisasi dan vitamin,” kata Novrian.
Bayi perempuan tersebut diketahui memiliki berat badan sekitar 2,5 kilogram dengan panjang 43 sentimeter. Saat ini kondisinya masih dalam observasi medis.
Rencananya bayi tersebut akan dirujuk ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter anak, sembari menunggu proses penyelidikan polisi untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.
“Kita masih observasi dan akan dibawa ke RSUD untuk pemeriksaan dokter anak. Sambil berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari orang tua bayi tersebut agar dapat dimintai pertanggungjawaban,” pungkasnya (rez)











