Berita Bekasi Nomor Satu

Doa Bersama untuk Korban Tragedi Stasiun Bekasi Timur

Seorang warga menata bunga di atas trotoar membentuk tulisan “Pray for All” di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (30/4). Taburan bunga dan nyala lilin menjadi simbol doa serta duka bagi para korban kecelakaan kereta sekaligus bentuk solidaritas masyarakat atas tragedi yang terjadi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah elemen masyarakat menggelar doa bersama bagi korban tabrakan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kamis (30/4) sore. Aksi duka cita ini diisi tabur bunga dan penyalaan lilin.

Peserta juga mendesak pihak terkait bertanggung jawab atas tragedi yang merenggut 16 nyawa dan melukai puluhan penumpang. Kegiatan ini diinisiasi aktivis dari Aksi Kamisan, Bekasi Hitam, dan Barisan Muda Bekasi. (rez)

Seorang warga membacakan doa puitik di tengah taburan bunga dan nyala lilin yang membentuk tulisan “Pray for All” di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (30/4). Lantunan puisi menjadi ungkapan duka dan doa bagi para korban kecelakaan kereta sekaligus simbol solidaritas masyarakat atas tragedi yang terjadi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

 

Seorang warga menata bunga di atas trotoar membentuk tulisan “Pray for All” di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (30/4). Taburan bunga dan nyala lilin menjadi simbol doa serta duka bagi para korban kecelakaan kereta sekaligus bentuk solidaritas masyarakat atas tragedi yang terjadi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

 

Seorang warga membacakan doa puitik di tengah taburan bunga dan nyala lilin yang membentuk tulisan “Pray for All” di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (30/4). Lantunan puisi menjadi ungkapan duka dan doa bagi para korban kecelakaan kereta sekaligus simbol solidaritas masyarakat atas tragedi yang terjadi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI