Berita Bekasi Nomor Satu

Raline Shah Resmi Mundur dari Komdigi, Ternyata Ini Alasan di Balik Keputusannya!

Potret Raline Shah. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Raline Shah memutuskan untuk melepas posisi sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Pengunduran dirinya resmi berlaku pada Selasa (13/10/2026), mengakhiri masa pengabdiannya yang telah dimulai sejak Januari 2025.

Langkah tersebut diambil setelah Raline mempertimbangkan sejumlah tanggung jawab dan komitmen, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesionalnya. Di tengah berbagai kesibukan yang terus berkembang, ia juga ingin kembali memfokuskan perhatian pada perjalanan kariernya di industri hiburan.

Meski tidak lagi menjabat sebagai staf khusus, Raline tetap mengapresiasi kesempatan yang telah diberikan kepadanya untuk berkontribusi dalam pelayanan publik, khususnya dalam memperkuat kemitraan global serta meningkatkan edukasi dan literasi digital di Indonesia.

Dikutip dari Okezone.com, Raline mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan selama menjalankan amanah tersebut.

Ia menilai pengalamannya bekerja di lingkungan pemerintahan sebagai bagian penting dalam perjalanan profesionalnya. Setelah melalui berbagai pertimbangan, Raline merasa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melanjutkan langkah ke tahap berikutnya.

“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengabdi. Ini merupakan pengalaman yang sangat berarti, dan saya merasa bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melangkah ke babak berikutnya dalam perjalanan profesional saya,” ujar Raline.

Selama menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital, Raline turut terlibat dalam berbagai upaya untuk memperkuat hubungan kemitraan global serta mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap dunia digital.

Perhatiannya tidak hanya tertuju pada pengembangan kerja sama internasional, tetapi juga mencakup berbagai inisiatif yang berkaitan dengan keamanan digital dan perlindungan anak di internet.

Salah satu agenda penting yang menjadi perhatian selama masa tugasnya adalah implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS.

Peraturan mengenai Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat perlindungan anak ketika mengakses dan menggunakan layanan digital.

Melalui berbagai upaya tersebut, Raline turut mendukung agenda pemerintah dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman, terutama bagi anak-anak.

Literasi digital juga menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus diperkuat seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya aktivitas masyarakat di internet.

Berakhirnya masa jabatan Raline tidak membuatnya melupakan dukungan yang diterima selama bekerja di lingkungan Komdigi. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid atas kepercayaan, arahan, serta kesempatan yang diberikan kepadanya.

BACA JUGA:Perseteruan dengan Sarwendah Memanas, Ruben Onsu Curhat Diserang Buzzer hingga Mentalnya Terguncang!

Bagi Raline, pengalaman menjalankan tugas di kementerian memberikan perspektif dan pembelajaran baru yang berharga. Kesempatan untuk terlibat dalam pelayanan publik juga menjadi bagian tersendiri dalam perjalanan kariernya.

Ia menegaskan bahwa dirinya menghargai kesempatan untuk berkontribusi bagi kementerian, sekaligus mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam mendorong transformasi digital di Indonesia.

Sementara itu, Meutya Hafid turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Raline selama mengemban tugas sebagai staf khusus di Komdigi.

Meutya menghormati keputusan Raline untuk melanjutkan perjalanan profesionalnya dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan terhadap berbagai agenda kementerian.

“Kami mengapresiasi kontribusi Raline selama menjalankan tugasnya di Kementerian dan menghormati keputusannya untuk melanjutkan perjalanan profesionalnya. Kami tetap berterima kasih atas dukungan Raline terhadap agenda transformasi digital Indonesia,” kata Meutya.

Pernyataan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Raline di lingkungan kementerian, sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas keterlibatannya dalam mendukung program-program yang berkaitan dengan kemitraan global dan edukasi digital.

Meski telah resmi mengundurkan diri, Raline tidak langsung meninggalkan seluruh tanggung jawab yang berkaitan dengan kegiatan yang masih berjalan. Ia akan membantu proses transisi tugas dan mendukung penyelesaian sejumlah program yang sedang berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pergantian tanggung jawab dapat berjalan dengan baik serta menjaga keberlanjutan berbagai agenda di lingkungan Komdigi.

Dengan berakhirnya masa jabatan pada 13 Oktober 2026, Raline kini memiliki kesempatan untuk menata kembali prioritas profesionalnya. Karier di industri hiburan menjadi salah satu bidang yang dapat kembali memperoleh perhatian lebih besar setelah dirinya tidak lagi menjalankan tugas sebagai staf khusus menteri.

Keputusan ini sekaligus menutup satu babak perjalanan profesional Raline yang sebelumnya tidak hanya dikenal sebagai figur di industri hiburan, tetapi juga turut mengambil bagian dalam upaya pemerintah memperkuat kemitraan global, meningkatkan literasi digital, dan mendorong perlindungan anak di ruang siber.(mna)