Berita Bekasi Nomor Satu
Bekasi  

Simak 10 Jalur Alternatif Jakarta–Bekasi Saat Macet dan Banjir

Momen macet panjang akibat banjir di Kota Bekasi pada awal Maret 2025 lalu. Foto: Zakky Mubarok/Radarbekasi.id

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Cuaca ekstrem dan hujan lebat yang terjadi sejak Kamis (22/1/2026) pekan lalu, di wilayah Jakarta dan Kota/Kabupaten Bekasi menyebabkan sejumlah kawasan perumahan hingga ruas jalan penghubung utama tergenang banjir.

Kondisi tersebut membuat tersendatnya perjalanan arah Jakarta–Bekasi maupun sebaliknya, sehingga mengharuskan pengendara memilih jalur alternatif yang paling aman dan realistis menuju lokasi tujuan.

Tercatat di Bekasi saat itu, banjir dilaporkan terjadi di beberapa titik seperti Perum Taman Narogong Indah, Jatibening Permai, Perum Dosen IKIP, hingga kawasan Rawalumbu dan Mustika Jaya, dengan ketinggian air bervariasi dari 5 cm hingga nyaris mencapai satu meter.

Dampaknya juga meluas hingga ruas Tol Jakarta–Cikampek yang kerap kali padat ketika hujan ekstrem.

Dalam situasi tersebut, mengetahui jalur alternatif arah Jakarta–Bekasi menjadi bekal penting. Pasalnya tidak hanya untuk menghindari kemacetan, namun untuk meminimalkan risiko terjebak banjir.

BACA JUGA: Banjir Bekasi Perlu Langkah Komprehensif

Berikut ini 10 jalur alternatif yang bisa Anda pertimbangkan, tergantung kondisi cuaca dan tujuan akhir perjalanan yang Anda tuju dilansir dari JawaPos:

1. Jalur Inspeksi Kalimalang (Utara dan Selatan)

Kalimalang bisa menjadi “penyelamat” saat Tol Jakarta–Cikampek tersendat. Jalur ini menghubungkan Cawang, Pondok Kelapa, hingga Bekasi Barat dan Timur. Meski rawan padat saat jam sibuk, Kalimalang relatif stabil karena banyak akses keluar-masuk permukiman.

2. Tol Becakayu (Bekasi–Cawang–Kampung Melayu)

Buat Anda yang ingin memangkas waktu tempuh, Tol Becakayu bisa jadi pilihan. Jalur layang ini berada tepat di atas Kalimalang, sehingga lebih minim hambatan lampu lalu lintas dan genangan, terutama saat hujan deras.

3. Arteri Jatiwaringin–Raya Pondok Gede

Rute ini cocok bagi pengendara dari Jakarta Timur menuju Bekasi Barat atau Pekayon. Jalurnya cukup lebar dan dipenuhi fasilitas umum, meski perlu ekstra sabar di beberapa simpang padat.

4. Jalan Raya Bekasi–Sultan Agung (Kranji)

Untuk akses dari Jakarta Utara dan Cakung, jalur Kranji masih jadi andalan. Rute ini menghubungkan kawasan industri hingga Medan Satria, meski harus diwaspadai titik genangan saat hujan ekstrem.

5. JORR Jati Asih–Pekayon

Keluar dari Tol JORR di sekitar TMII, kamu bisa masuk ke Jatiasih lalu menuju Pekayon atau Galaxy. Jalur ini sering dipilih pengendara yang ingin menghindari pusat kota Bekasi.

6. Jalur Cibubur–Narogong

Dari Tol Jagorawi, arahkan kendaraan ke Cibubur lalu masuk Jalan Raya Narogong menuju Bekasi Timur. Jalur ini relatif lebih lengang, meski ada beberapa titik penyempitan jalan.

7. Tol Japek II Selatan (Fungsional)

Meski belum sepenuhnya beroperasi normal, Tol Japek II Selatan kerap difungsikan saat kondisi darurat. Rute Jati Asih–Setu–Sadang ini bisa membantu mengurai kepadatan Tol Jakarta–Cikampek.

8. Rute Galaxy/Jati Asih–Kalimalang

Melewati kawasan perumahan seperti Grand Galaxy City, jalur ini terhubung langsung ke Jalan KH Noer Ali dan Kalimalang. Cocok untuk menghindari ruas utama yang tergenang.

9. Jalan Chairil Anwar–Kalimalang

Jalur ini menghubungkan Bekasi Timur ke arah Kalimalang dan Tol Bekasi Timur. Meski tak terlalu panjang, rute ini cukup efektif sebagai jalan pintas lokal.

10. Tol JORR Akses Tanjung Priok–Kranji

Dari Tol Akses Tanjung Priok, kamu bisa keluar di Kranji atau Kalimalang untuk masuk ke Bekasi. Alternatif ini sering dipilih kendaraan logistik dan pengendara dari Jakarta Utara. (cr1)