RADARBEKASI.ID, BEKASI – Permukiman warga Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, masih terendap lumpur sisa banjir. Pembersihan manual tak lagi cukup, alat berat pun disiapkan turun tangan.
Lurah Teluk Pucung Ismail Marjuki memimpin langsung pemantauan pembersihan lumpur sisa banjir bersama jajaran kelurahan. Kegiatan ini turut melibatkan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) serta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA).
“Ini tindak lanjut pascabanjir. Endapan lumpur di permukiman warga cukup tebal dan sulit dibersihkan secara manual,” kata Ismail.
Dari hasil pengecekan di lapangan, ketebalan lumpur di sejumlah titik mencapai selutut orang dewasa. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terhambat dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan jika tidak segera ditangani.
Karena itu, DBMSDA akan menurunkan alat berat untuk mempercepat proses pengerukan dan pengangkutan lumpur yang sudah dikumpulkan warga dan petugas.
“Lumpur yang sudah diangkat secara manual nantinya akan diangkut menggunakan alat berat agar pembersihan lebih maksimal,” ujarnya.
Ismail juga mengapresiasi keterlibatan warga yang ikut bergotong royong membersihkan lingkungan di tengah kondisi yang masih berat.
Menurutnya, percepatan penanganan lumpur penting agar aktivitas warga bisa segera pulih dan lingkungan kembali bersih serta aman.
“Mudah-mudahan dengan alat berat, pengerukan bisa tuntas dan warga bisa kembali beraktivitas normal,” tandasnya.(pay)











