RADARBEKASI.ID, BEKASI – Proyek pembagunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Stasiun Bekasi kembali digeber usai sempat “rem tangan” saat arus mudik Lebaran 2026. Kini, kerangka jembatan mulai berdiri di sisi Jalan Ir H Juanda, menandai pekerjaan masuk tahap krusial.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, memastikan proyek kembali berjalan di lapangan dengan dukungan rekayasa lalu lintas dari Dinas Perhubungan.
“Pekerjaan sudah berjalan lagi. Rekayasa lalu lintas juga sudah disiapkan untuk mendukung proses di lapangan,” ujarnya, Kamis (9/4).
Menurutnya, pembangunan JPO yang ditargetkan mengurai kepadatan di kawasan Stasiun Bekasi masih on track. Proyek ini diproyeksikan rampung dalam waktu sekitar satu setengah bulan atau tepatnya pada Juni.
Tahap berikutnya, pemasangan balok girder akan dilakukan setelah proses pabrikasi selesai. Pekerjaan berat ini dijadwalkan berlangsung pada malam hari untuk meminimalkan gangguan lalu lintas.
“Progres terus berjalan. Setelah pabrikasi selesai, malam hari langsung dilakukan erection,” jelasnya.
Untuk mendukung pekerjaan, rekayasa lalu lintas berupa contraflow diberlakukan pada 7–10 April, pukul 23.00 hingga 05.00 WIB.
Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi, Syafruddin, mengatakan pihaknya turut mengamankan jalannya rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung.
“Kami lakukan pengamanan agar pekerjaan tetap berjalan tanpa mengganggu arus kendaraan secara signifikan,” tandasnya. (sur)











