Berita Bekasi Nomor Satu
Bisnis  

BPJS Ketenagakerjaan Buka Rekrutmen Karyawan,  Tidak Dipungut Biaya!

ILUSTRASI: Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Kota memberikan pelayanan kepada peserta, beberapa waktu lalu. FOTO: EKO ISKANDAR/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  BPJS Ketenagakerjaan kembali membuka kesempatan bagi putra putri terbaik bangsa untuk ikut ambil bagian dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja indonesia. Kesempatan tersebut diberikan melalui rekrutmen yang akan resmi dibuka sejak Sabtu (11/4) melalui laman rekrutmen.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Dalam rekrutmen kali ini, BPJS Ketenagakerjaan membuka sejumlah posisi, antara lain Customer Service Officer yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia serta Account Representative Perwakilan untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan kinerja institusi sekaligus kontribusi dalam mendukung penyerapan tenaga kerja.

“Penguatan SDM ini bertujuan untuk menghadirkan layanan yang semakin berkualitas dan dekat dengan peserta, sekaligus memperluas jangkauan perlindungan bagi seluruh pekerja Indonesia,” ujar Harjono.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah ini selaras dengan fokus strategi 3C (Coverage, Care, dan Credibility). Dari sisi Coverage, penambahan SDM akan mendorong peningkatan cakupan kepesertaan melalui perluasan jangkauan layanan, khususnya bagi pekerja informal dan sektor rentan.

Dari sisi Care, kehadiran talenta baru diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin responsif, empati, dan berorientasi pada kebutuhan peserta. Sementara itu, pada aspek Credibility, proses rekrutmen yang dilakukan secara terbuka dan profesional menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap BPJS Ketenagakerjaan sebagai institusi yang transparan dan akuntabel. Sebagai bentuk komitmen terhadap inklusivitas, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengikuti proses seleksi.

“Ini menjadi bagian dari komitmen kami terhadap kesetaraan kesempatan. Kami meyakini bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkontribusi dan meraih cita-cita,” tambah Harjono.

BPJS Ketenagakerjaan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan institusi maupun pihak terkait. Seluruh rangkaian proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apapun.

“Semua proses rekrutmen dilakukan secara profesional dan bebas dari intervensi pihak manapun. Kami nantikan kontribusi Anda sebagai bagian dari BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan terbaik bagi pekerja Indonesia,” tutup Harjono.

Sementara, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota, A. Fauzan, turut menyampaikan dukungannya terhadap pembukaan rekrutmen tersebut, khususnya dalam memperkuat layanan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

“Pembukaan rekrutmen ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas layanan kami di daerah, termasuk di Bekasi Kota yang memiliki dinamika pekerja formal dan informal yang cukup tinggi. Dengan hadirnya talenta-talenta baru, kami optimistis kualitas pelayanan kepada peserta akan semakin optimal, cepat, dan tepat sasaran,” ujar Fauzan.

Ia juga menambahkan bahwa penambahan sumber daya manusia akan sangat berdampak pada peningkatan edukasi dan perluasan kepesertaan di wilayah kerja.

“Kami di daerah memiliki peran penting dalam memastikan seluruh pekerja, termasuk sektor informal, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Oleh karena itu, kehadiran SDM baru akan membantu memperluas jangkauan sosialisasi serta meningkatkan awareness masyarakat akan pentingnya perlindungan ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fauzan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda di Bekasi, untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Kami mengajak putra-putri terbaik, khususnya dari wilayah Bekasi dan sekitarnya, untuk mengambil bagian dalam proses rekrutmen ini. Ini adalah kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam memberikan perlindungan bagi pekerja Indonesia,” tutup Fauzan. (oke)