Berita Bekasi Nomor Satu

Guru Asal Cikarang Jadi Korban Meninggal Tabrakan Kereta, Baru Lulus S2 UNJ

DIMAKAMKAN: Sejumlah kerabat dan keluarga berdoa usai pemakaman Nurlaela, korban tabrakan kereta api, di tempat pemakaman keluarga di Cikarang Timur, Selasa (28/4). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Nurlaela (40) menjadi salahsatu korban meninggal dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Di rumah duka Kampung Ceger, RT 02 RW 02, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, para pelayat mulai berdatangan sejak Selasa (28/4). Tetangga dan rekan sejawat memberikan penghormatan terakhir kepada sosok guru yang dikenal berdedikasi. Isak tangis keluarga mengiringi prosesi pemakaman yang berlangsung tak jauh dari rumah duka.

Almarhumah merupakan guru pegawai negeri sipil (PNS) yang mengajar di SDN Pejagan 11, Pulogebang, Jakarta Timur. Setiap hari, ia menggunakan kereta api untuk berangkat dan pulang mengajar.

“Dia tiap hari naik KRL, pagi-sore. Memang kerjanya ngajar di sana,” ungkap
paman korban, Mulyadi.

Mulyadi mengungkapkan, keluarga sempat kebingungan saat mencari keberadaan Nurlaela. Kekhawatiran muncul ketika korban tak kunjung pulang ke rumah seperti biasanya.

Kabar duka kemudian tersiar saat ponsel korban dihubungi, namun justru diangkat oleh petugas yang menemukan perangkat tersebut di lokasi kejadian. Mulyadi menyebut, kepastian mengenai kondisi korban baru diketahui pada dini hari.

“Jam satu kami baru ketemu, terus koordinasi dan jemput. Sampai rumah jam tiga pagi,” ucapnya.

Terkait kondisi fisik keponakannya itu, Mulyadi menjelaskan tidak mengalami luka luar yang parah.

“Alhamdulillah kondisi tubuhnya utuh, tidak ada luka yang mengkhawatirkan. Cuma kakinya patah dan mungkin ada luka dalam,” tambahnya.

Menurutnya, Nurlaela baru lulus program S2 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tiga bulan lalu. Sosoknya dikenal pendiam, namun pekerja keras.

“Dia pekerja yang ulet, enggak banyak bicara, benar-benar kerja orangnya. Dia baru lulus S2 tiga bulan lalu di UNJ,” tuturnya.

Saat ini, korban telah dimakamkan di tempat pemakaman keluarga yang tidak jauh dari rumah duka. (ris)