Berita Bekasi Nomor Satu

Penghijauan di Jaticempaka, Warga Diajak Rawat Lingkungan dari Rumah

PENGHIJAUAN: Lurah Jaticempaka Edi Djunaedi bersama Kasi Trantibum Kecamatan Pondokgede saat menanam pohon di Taman Jati Pertim 2, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Di tengah ancaman polusi dan banjir yang terus menghantui kawasan perkotaan, warga Jaticempaka memilih melawan dengan cara menanam pohon.

Aksi penghijauan dilakukan di Taman Jati Pertim 2, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, melalui kegiatan penanaman pohon yang melibatkan unsur pemerintah dan masyarakat setempat.

Kegiatan diawali apel pagi dan dipimpin langsung Kasi Trantib Kecamatan Pondokgede. Sejumlah unsur ikut terlibat, mulai dari jajaran kecamatan, BKM, Linmas, hingga pengurus RW 002.

Lurah Jaticempaka, Edi Djunaedi, mengatakan penanaman pohon menjadi bentuk nyata kepedulian lingkungan sekaligus penguatan gotong royong warga.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk sinergi nyata antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga lingkungan,” ujar Edi, Kamis (7/5).

Menurutnya, keberadaan pohon memiliki peran penting bagi kawasan permukiman padat seperti Jaticempaka. Selain membantu menyaring polusi udara, pepohonan juga dinilai efektif menyerap air hujan dan mengurangi risiko banjir.

“Pohon berfungsi sebagai penyaring udara alami sekaligus membantu menekan potensi genangan karena akarnya menyerap air ke dalam tanah,” katanya.

Tak hanya itu, kawasan hijau juga diyakini mampu menurunkan suhu lingkungan yang cenderung panas akibat padatnya pembangunan.

Edi menegaskan, tanggung jawab menjaga lingkungan tidak berhenti setelah pohon ditanam. Warga diminta ikut merawat tanaman agar penghijauan benar-benar memberi dampak jangka panjang.

“Kami ingin Jaticempaka tetap asri, sejuk, dan sehat. Mulailah dari hal kecil, seperti menanam pohon di rumah masing-masing,” tandasnya.(pay)