RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung turut menuai sorotan dari National Corruption Watch (NCW).
Ketua NCW DPD Bekasi Raya, Herman Parulian Simaremare, mengatakan pihaknya menerima sejumlah laporan masyarakat terkait SPMB Sekolah Maung. Mulai dari laporan terkait portal pendaftaran yang sulit diakses, akun login bermasalah, hingga siswa yang diarahkan datang langsung ke sekolah.
“Kalau sistem sudah siap online, kenapa masyarakat malah diarahkan datang ke sekolah? Ini pertanyaan mendasar,” tegas Herman, Senin (25/5).
Ia mengingatkan jangan sampai sistem digital hanya menjadi formalitas, sementara praktik di lapangan masih bergantung pada bantuan operator sekolah.
“Ini berpotensi membuka ruang ketidaktransparanan,” katanya.
Bahkan, pada Senin malam pukul 19.00 WIB, website resmi SPMB Sekolah Maung terpantau menampilkan pemberitahuan pemeliharaan dan pembaruan aplikasi. (sur)











