RARBEKASI.ID, BEKASI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhamad Rochadi, menggelar Reses III Tahun Anggaran 2026 di Yayasan At-Taqwa Pondok Soga, Kecamatan Babelan, Sabtu (27/6). Dalam kegiatan itu, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait kondisi sekolah swasta.
Reses tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda. Kegiatan juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan dhuafa.
Muhamad Rochadi, yang akrab disapa Adi, mengatakan mayoritas aspirasi yang diterimanya berkaitan dengan pembangunan madrasah dan sekolah swasta.
“Ya hari ini saya melaksanakan reses di Kecamatan Babelan. Di reses kali ini saya menerima banyak aspirasi masyarakat terkait dengan pembangunan sekolah madrasah, sekaligus sekolah-sekolah swasta,” ujar Adi, kepada Radar Bekasi usai menggelar Reses.
Menurut Adi, banyak sekolah swasta mengalami kekurangan guru karena sebagian tenaga pendidiknya diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Jadi yang kekurangan itu di sekolahan swasta, semoga semuanya bisa di sama ratakan nanti kedepannya,” ungkapnya.
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bekasi itu mengatakan sekolah swasta juga menjadi tanggung jawab negara. Menurutnya, fungsi pendidikan beserta alokasi anggarannya telah diatur dalam undang-undang.
“Ketika itu dikembalikan ke-20 persen untuk fungsi pendidikan saya kira semua masalah selesai. Karena peran sekolah swasta terutama madrasah sangat besar sekali karena tempat anak-anak kita ngaji, belajar agama, karena agama adalah tiang bangsa kita,” katanya.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Adi memastikan aspirasi masyarakat tersebut akan dibawanya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, meski persoalan itu bukan menjadi ranah komisinya.
“Aspirasi yang sudah disampaikan tetap saya aspirasikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ucapnya. (adv/pra)











