RADARBEKASI.ID, BEKASI — Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai (YWAMJP) memasuki usia ke-41 tahun. Peringatan milad tahun ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga diisi dengan sejumlah aksi sosial, mulai dari operasi katarak gratis, khitanan massal, hingga donor darah.
Puncak peringatan Milad ke-41 YWAMJP berlangsung di Waroeng Grand Wisata, Kelurahan Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026) malam. Sekitar 2.700 peserta hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai, M. Syafiudin, mengatakan usia ke-41 menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat peran yayasan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia pendidikan Indonesia.
Mengusung tema “Kokoh dalam Amanah, Maju dalam Inovasi, Unggul dalam Pelayanan”, peringatan Milad ke-41 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat visi yayasan dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
“Bagi kami, angka 41 bukan sekadar angka, tetapi tentang sejauh mana manfaat yang bisa kita berikan kepada umat. Di usia ke-41 ini, kegiatan sosial yang kami lakukan terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Syafiudin.
Dalam rangkaian Milad tahun ini, YWAMJP menggelar sejumlah kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut meliputi operasi katarak gratis, khitanan massal, hingga donor darah yang mendapat antusiasme masyarakat.
Menurut Syafiudin, operasi katarak menjadi salah satu kegiatan yang berkesan karena membutuhkan proses panjang dan pendampingan secara menyeluruh kepada peserta.
“Operasi katarak menjadi kegiatan yang cukup menarik karena prosesnya panjang. Kami melakukan skrining terlebih dahulu, kemudian operasi, hingga pengecekan setelah operasi untuk memastikan hasilnya,” jelasnya.
Selain kegiatan sosial, peringatan Milad ke-41 juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan kualitas pendidikan yang telah dibangun yayasan kepada masyarakat, khususnya di kawasan Grand Wisata dan sekitarnya.
“Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya warga Grand Wisata, untuk melihat bahwa sekolah-sekolah yang kami kelola memiliki kualitas yang baik dan mampu menyiapkan generasi yang unggul serta berwawasan global,” tuturnya.
Ia menegaskan, tema yang diangkat tahun ini memiliki makna mendalam bagi dunia pendidikan. Menurutnya, lembaga pendidikan harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tidak boleh berjalan di tempat.
“Di dunia pendidikan kita tidak boleh berhenti berinovasi. Apa yang kita pahami hari ini tentu akan berbeda dengan kebutuhan anak-anak di masa depan. Karena itu, kami terus melakukan penguatan dan pengembangan materi pembelajaran,” ungkapnya.
Puncak perayaan Milad YWAMJP turut dimeriahkan penampilan grup musik D’Masiv. Acara tersebut juga menampilkan berbagai kreativitas siswa dari SMP Islam Al Azhar 44 dan SMA Islam Al Azhar 18 Grand Wisata. (zak)











